Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Empat Kali Coba Diledakkan Masih Belum Berhasil, Penjinakan Mortir di Cangkringan Dilanjutkan Esok Hari

Delima Purnamasari • Selasa, 12 Agustus 2025 | 04:50 WIB

 

Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo
Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo

SLEMAN - Peluru mortir ditemukan di Padukuhan Tanjung, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman pada Minggu (10/8) sekitar pukul 16.50. Selanjutnya, dilakukan proses disposal atau pemusnahan agar tidak dapat digunakan kembali.

Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo menjelaskan, lokasi disposal berada di Padukuhan Besalen, Glagaharjo, Cangkringan. Disposal dilakukan di area bukit.

"Di situ ada lubang dengan kedalaman 30 meter," ungkapnya ditemui di Kantor Kalurahan Glagaharjo Senin (11/8).

Upaya disposal dilakukan dengan cara peledakan sebanyak empat kali. Suaranya masing-masing terdengar pada pukul 16.12, 16.35, 16.53, dan 17.08. Peledakan ini dilakukan oleh tim penjinak bom dari Polda DIY.

"Sudah dilakukan empat kali namun belum mendapatkan hasil. Dicoba dengan kekuatan sekian oleh ahli jibom belum meledak," tambahnya.

Edy menyebut, belum bisa memastikan penyebab belum berhasilnya penjinakan ini. Termasuk bahan peledaknya masih aktif atau justru sudah kedaluwarsa.

"Ini sudah gelap dan malem jadi kami tunda. Besok dicoba lagi sekitar pukul delapan. Kekuatannya kami tambah lagi," katanya.

Selama proses penjinakan, warga setempat telah dievakuasi. Terdiri dari tujuh keluarga dari Kalurahan Glagaharjo dan 14 keluarga dari Kalurahan Wukirsari. Mereka yang berjarak satu kilometer dari lokasi peledakan ini ditempatkan di kantor kalurahan. Selain itu, dilakukan pula rekayasa lalu lintas dengan menutup beberapa tempat.

 Baca Juga: Seleksi dan Latihan EPA PSIM Resmi Dimulai, Antusias Diikuti Puluhan Anak Lintas Usia

Khusus kemarin malam, 21 keluarga itu bisa kembali ke rumah masing-masing. Namun apabila masih khawatir, telah disiapkan tempat di aula dan barak kalurahan. Nantinya dari dinas sosial akan menyiapkan dapur umum.

Sementara untuk lokasi mortir sendiri sudah dipasang garis polisi dan masyarakat dilarang untuk masuk ke area. Petugas juga telah disiapkan untuk terus berjaga.

"Dimungkinkan ini adalah bom pesawat peninggalan dari agresi kedua," katanya.

Bom sendiri memiliki berat mencapai 450 kilogram dengan panjang 180 centimeter dan berdiameter 35 centimeter.

"Daya ledaknya mencapai 500 meter. Besok saya imbau masyarakat untuk tidak berada di sekitar lokasi seperti tadi," pesannya. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#peluru #Sleman #Padukuhan Tanjung #Umbulmartani #Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo #Cangkringan #mortir #ngemplak #POLDA DIY #dievakuasi #pemusnahan #penjinak bom #Disposal