SLEMAN - Warga Kapanewon Ngemplak digegerkan dengan penemuan diduga peluru mortir pada Minggu (10/8) lalu sekitar pukul 16.50. Berlokasi di halaman rumah warga bernama Muhammad Mahmud Abdul Karim.
Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menjelaskan, barang ini merupakan peninggalan masa perjuangan kemerdekaan. Dengan panjang kurang lebih satu meter dan diameter 20 cm.
"Langkah dari pihak kepolisian setelah mendapat informasi langsung mendatangi tempat kejadian perkara dipimpin oleh Kapolsek Ngemplak," terangnya dalam keterangan tertulis yang diterima Radar Jogja, Senin (11/8).
Salamun menyebut, untuk lokasi sudah dipasang garis polisi sebagai upaya pengamanan. Selain itu, telah dilakukan pendataan saksi-saksi.
"Sudah dilakukan koordinasi dengan penjinak bom Gegana Polda DIY beserta perangkat dusun setempat baik RT dan Dukuh," tambahnya. (del)
Editor : Iwa Ikhwanudin