SLEMAN - Banyak pedagang Pasar Pakem yang berjualan di area luar pasar. Kondisi ini menimbulkan beragam masalah. Mereka berharap akan adanya penataan.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Pakem Sarmidi mengeluhkan, pedagang yang berjualan di pinggir ruas Jalan Kaliurang ini menimbulkan kemacetan. Selain itu, membuat wajah pasar jadi tidak tertata.
Persoalan ini juga menimbulkan adanya ketimpangan pemasukan. Lantaran pembeli lebih memilih berbelanja di luar. Sementara pedagang di dalam pasar jadi kurang terjamah.
"Pedagang pasar yang berjalan di luar sekitar 300. Termasuk pedagang luar juga," katanya saat dikonfirmasi lewat WhatsApp Senin (4/8).
Para pedagang yang berada di luar itu sebagian memang memiliki lapak di dalam pasar. Hanya saja memilih pindah dengan alasan mudah menjangkau pembeli. Padahal, ketika berjualan di luar pedagang tidak akan dibebani retribusi.
Dia menyebut, jumlah pedagang pasar pakem yang berizin sebanyak 752 orang. Kemudian untuk pedagang tlasaran ada sekitar 300 orang.
"Harapan kami misal dilakukan penataan kemudian jadi rapi. Di dalam itu masih ada los yang kosong dan bisa ditempati," tambahnya.
Meski demikian, Sarmidi belum bisa memastikan jika semua pedagang dimasukkan ke pasar akan muat atau tidak. Dia belum melakukan penghitungan.
"Tapi di Pasar Pakem itu ada pedagang yang retribusinya lancar, tapi tidak berjualan. Ini juga menjadi masalah buat kami," lontarnya.
Sarmidi juga berharap adanya penataan ruang parkir. Selama ini kendaraan kerap berada terparkir di bahu jalan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Mae Rusmi Suryaningsih menyebut, upaya penataan telah dilakukan berulang kali. Namun, para pedagang tetap memilih kembali berjualan di pinggir jalan.
"Padahal di dalam itu sebenarnya ada los. Ada lahan tapi malah pindah ke luar,” ujarnya.
Mae memastikan bahwa Pasar Pakem tidaklah kekurangan lapak. Jumlah lapak yang tersedia telah seimbang dengan jumlah pedagang saat ini. Sehingga tidak ada alasan untuk berpindah ke sisi luar. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita