Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kembali Lakukan Penataan, Bupati Sleman Akan Buka Lelang dan Rotasi Pejabat Agustus Mendatang

Delima Purnamasari • Kamis, 24 Juli 2025 | 04:30 WIB

 

h

Bupati Sleman Harda Kiswaya
Bupati Sleman Harda Kiswaya
 

SLEMAN - Bupati Sleman Harda Kiswaya terus melakukan penataan pejabat di pemerintahan Bumi Sembada. Usai melantik 22 pejabat eselon dua pada Selasa (22/7) lalu, kini berencana akan menyelenggarakan lelang dan rotasi lagi. 

 

"Mau lelang Insya Allah kalau bisa Agustus. Sekarang sudah persiapan untuk bidding," terangnya ditemui di RSUD Sleman, Rabu (23/7). 

 Baca Juga: Kisah Bambang Hudoyo, Pembuang Sampah Liar di Kota Jogja Yang Rela Diviralkan, Punya Misi Mengedukasi Masyarakat sekaligus Kritik kepada Pemkot

Usai penataan yang dilakukan sebelumnya memang menjadikan beberapa pejabat eselon dua kosong. Harda menyebut untuk saat ini dia telah menentukan pelaksana tugas (Plt). Dipilih dari pejabat satu tingkat di bawahnya. 

Sebagai contoh, untuk Direktur RSUD Sleman Novita Krisnaeni yang dipindah menjadi kepala DP3AP2KB. Untuk itu posisi Plt dijabat oleh Esti Kurniasih yang merupakan wakil direktur pelayanan RSUD Sleman. 

 Baca Juga: Link Logo HUT ke-80 RI yang Diluncurkan Presiden Prabowo, Berikut Makna dan Filosofinya

Sementara usai Kepala DLH Sleman Epiphana Kristiyani yang dipindah ke kepala dinas tenaga kerja, Harda menyebut Plt dijabat oleh Sekretaris DLH Sugeng Riyanta. Lalu untuk dinas sosial usai Mustadi terpilih jadi kepala dinas pendidikan, diisi Plt oleh sekretaris dinas. Yakni Sigit Indarto. 

 

"Saya yakin mereka mampu menjalankan," tambah mantan Sekda Sleman ini. 

 

Harga juga mengaku tengah menunggu surat keputusan Kementerian Dalam Negeri agar bisa segera melantik kepala Disdukcapil. Dari empat kepala dinas yang melalui proses lelang, tiga di antaranya sudah ikut dilantik Selasa (23/7) lalu. 

 

"Nanti mungkin saya lantik bersama eselon tiga dan empat yang susulan. Mudah-mudahan Agustus," katanya. 

 

Dia menyebut saat ini di organisasi perangkat daerah masih banyak jabatan yang kosong. Sehingga memang perlu dilakukan rotasi. Harapannya gerbong pemerintahannya bisa semakin kuat.

 Baca Juga: Satpol PP Panggil Tiga Jukir Nakal, Dishub Sebut Pelaku Tidak Berizin

Sementara itu, Deputi Pengaduan Masyarakat JCW Baharuddin Kamba menjelaskan, dalam proses penataan pegawai ini bupati sudah semestinya turut mempertimbangkan masa jabatan para pegawai. Salah satu yang dia soroti adalah kepala DPUPKP Sleman baru yakni Taupiq Wahyudi.

 

"Taupiq balik kandang karena sebelumnya pernah jadi kepala DPUPKP," sebutnya.

 

Namun, masa jabatannya tinggal lima bulan ke depan untuk memasuki masa pensiun. Sehingga Desember 2025 mendatang, jabatannya sebagai kepala DPUPKP akan berakhir.

 

"Apakah efektif melakukan pekerjaan dalam lima bulan? Apalagi DPUPKP memiliki pekerjaan yang terbilang berat," lontarnya. (del/eno) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Pemerintahan #plt #pejabat eselon dua #pelaksana tugas #Penataan #Rotasi #Baharuddin Kamba #Bumi Sembada #Bupati Sleman Harda Kiswaya #pejabat #lelang #Bidding