Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dorong Pertumbuhan Pariwisata Jogja, Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan (Abujapi) Membantu Kepolisian Menegakkan Kamtibmas

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 17 Juli 2025 | 20:25 WIB

 

(Kiri-kanan) Sekjen BPP Abujapi Agus Vikram, Ketua Umum BPP Abujapi M Sofyan Jacob, dan Ketua BPD Abujapi DIY Salva Yurivan Saragih (17/7/2025).
(Kiri-kanan) Sekjen BPP Abujapi Agus Vikram, Ketua Umum BPP Abujapi M Sofyan Jacob, dan Ketua BPD Abujapi DIY Salva Yurivan Saragih (17/7/2025).

SLEMAN - Keberadaan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) diperlukan untuk membantu kepolisian dalam penegakan kamtibmas.

Sehingga diperlukan upaya untuk menyusun kode etik Abujapi agar bisa menjadi pedoman dalam berorganisasi.

Demikian poin yang disampaikan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Abujapi M Sofyan Jacob di Sleman (17/7/2025).

Dia hadir dalam Musyawarah Daerah II Badan Pengurus Daerah (BPD) Abujapi DIY.

"Abujapi mendukung program kerja organisasi dalam rangka tertib administrasi dan tertib keuangan."

"Guna menciptakan harmonisasi antara pengurus dan anggotanya menuju Abujapi sejahtera."

Baca Juga: FC Cincinnati 3-0 Inter Miami, Brace Evander Hancurkan Tren Positif The Herons, Rekor Lionel Messi Terhenti

"Abujapi sudah ada sejak 19 tahun lalu. Jadi harus ada kode etik yang bisa menjadi pedoman para anggota di daerah," ujar Sofyan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) BPP Abujapi Agus Vikram menambahkan bahwa harus ada komisi kode etik Abujapi.

"Komisi kode etik terdiri dari unsur BPP Abujapi, Mabes Polri, dan BPD Abujapi,'' kata Vikram.

Adanya kode etik tersebut agar jika ada pelanggaran anggota, baik laporan dari masyarakat maupun dari BPD Abujapi daerah, maka komisi kode etik akan menugaskan BPD Abujapi di daerah untuk turun ke bawah.

Tujuannya, untuk mencari tahu persoalan yang terjadi di daerah, terkait dengan pelanggaran kode etik.

"Draft kode etik Abujapi sudah ada, tinggal menunggu tanda tangan dari Kapolri," ujar Sofyan.

Kode etik tersebut tujuannya untuk menertibkan organisasi Abujapi di seluruh Indonesia.

Terutama berkaitan dengan meminimalisasi persaingan bisnis yang tidak sehat.

Sedangkan pelanggaan kode etik di daerah akan melibatkan pihak kepolisian.

"Dengan menertibkan persaingan bisnis yang sehat, jangan ada permainan harga."

"Sehingga kesejahteraan satpam yang bernaung di bawah Abujapi tetap terjaga," kata Vikram. 

BPP Abujapi menaungi 30 BPD Abujapi, sementara anggotanya sekitar 4.000. Sebagian besar adalah para satpam dan security.

Ketua BPD Abujapi DIY Salva Yurivan Saragih menegaskan pihaknya wajib menerapkan visi dan misi BPP Abujapi.

''Kami juga membantu tugas Polri untuk menegakkan kamtibtas dan mendukung pariwisata Jogja,'' kata Salva.

Jika kemanan dan ketertiban dapat terjaga, maka akan tercipta multiplier effect yang positif.

Baca Juga: Ambisi Rafael Struick Setelah Resmi Menjadi Pemain Dewa United: Mencetak Gol dan Assist untuk Membawa Banten Warriors Juara Liga Indonesia

"Yakni, sektor pariwisata yang menjadi andalan DIY, dan investor dari luar akan bertumbuh di DIY,'' ujar Salva. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#ABUJAPI #Salva Yurivan Saragih #Agus Vikram #Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia #ABUJAPI DIY #M Sofyan Jacob