Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dua SMP dan Satu SD Terdampak Proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 di Sleman, Salah Satunya Harus Pindah ke Lokasi Baru

Delima Purnamasari • Jumat, 11 Juli 2025 | 02:14 WIB

 

Suasana SD Negeri Nglarang yang terdampak proyek Tol Solo-Jogja, di Tlogoadi, Kapanewon Mlati, Sleman, kemarin (10/7).
Suasana SD Negeri Nglarang yang terdampak proyek Tol Solo-Jogja, di Tlogoadi, Kapanewon Mlati, Sleman, kemarin (10/7).

RADAR JOGJA - SD Negeri Nglarang yang berlokasi di Tlogoadi, Kepanewon Baca Juga: Keluarga Suhadi Pemilik Kandang Babi di Padukuhan Nglarang, Kalurahan Tlogoadi, Kapanewon Mlati, Tolak Tandatangani Berita Acara, terdampak proyek tol Jogja-Solo Seksi 2. Kondisi ini membuat mereka harus pindah ke lokasi yang baru.


Kepala Seksi Sarana dan Prasarana SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Sutanta Agus Susila menjelaskan, saat ini kegiatan belajar mengajar masih berlangsung seperti biasa. Sekolah akan pindah ketika bangunan baru yang dibangun pihak tol sudah jadi.

Baca Juga: Tol Prambanan-Klaten Beroperasi, Dinpar DIY Siapkan Strategi Khusus agar Wisatawan Tidak Numpang Lewat
"Jadi hanya satu. SD Banyurejo dan SD Tamanan yang katanya akan terdampak itu, tidak jadi," katanya saat dikonfirmasi Kamis 10 Juli 2025.


Sementara itu, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Ruling Yulianto menjelaskan, untuk jenjang SMP ada dua sekolah yang terdampak. Pertama, SMPN 3 Gamping oleh proyek Tol Jogja-Solo seksi 2. Kedua, SMPN 2 Tempel oleh proyek Tol Jogja-Bawen.

Baca Juga: Keterbatasan Fiskal, Pemprov DIY Khawatirkan Pendanaan Tak Optimal, Jajak Pendapat Putusan MK Terkait SD-SMP Swasta Gratis
Ruling bercerita untuk SMPN 3 Gamping hanya bagian 1,5 meter sepanjang pagar saja yang terdampak. Ganti rugi yang diperoleh Rp 1,1 miliar. "Nggak direlokasi. Hanya ada pengaturan untuk akses lalu lintas selama proses pembangunan," katanya.


Sementara untuk SMPN 2 Tempel proyeknya menyerempet bangunan. Jadi parkiran dan kamar mandi gedung terdampak. Selain itu, ada ruang kelas yang terlalu mepet sehingga perlu dipindah. "Untuk ganti ruginya senilai Rp 1,7 miliar," katanya.


Ruling menjelaskan, pada prinsipnya ganti rugi pada sekolah tidak berupa uang. Namun bangunan diganti bangunan. "Kami tidak ikut langsung di dalam prosesnya. Hanya saja yang terpenting proses pembelajaran tidak terganggu," katanya. (del/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Tlogoadi #Tol Jogja #tol #Mlati #tol jogja - solo