Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

BPBD Sleman Buat Fitur Baru di Aplikasi Kebencanaan, Masyarakat Bisa Lihat Ketersediaan Barang Bantuan Terkini

Delima Purnamasari • Rabu, 25 Juni 2025 | 22:42 WIB

Tangkapan layar Sistem Informasi Pengelolaan Logistik dan Peralatan Bencana
Tangkapan layar Sistem Informasi Pengelolaan Logistik dan Peralatan Bencana
SLEMAN - Dalam proses penanggulangan bencana, akurasi pengelolaan logistik jadi salah satu elemen krusial.

Untuk itu, BPBD Sleman menambah fitur baru dalam aplikasi kebencanaan Sistem Informasi Sleman Tangguh Bencana atau SIMANTAB.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Bambang Kuntoro menjelaskan, fitur ini dinamakan Sistem Informasi Pengelolaan Logistik dan Peralatan Bencana (SILOLA).

Sistem ini dibangun untuk menyediakan data yang akurat, terkini, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.

"Fitur ini jadi solusi untuk memperkuat tata kelola logistik kebencanaan secara lebih efisien dan efektif," katanya.

Bambang menyebut ada berbagai layanan yang tersedia dalam fitur ini.

Pertama, inventarisasi peralatan dan barang bantuan sehingga data jenis, jumlah, lokasi penyimpanan, dan kondisi barang bisa terus dipantau.

Kedua, pengelolaan gudang terintegrasi sehingga menghadirkan catatan stok masuk dan keluar, sistem peringatan dini saat stok menipis, hingga alokasi distribusi berdasarkan kebutuhan wilayah terdampak.

"Fitur aplikasi ini berbasis Android dan Website," tambah Bambang.

Fitur yang lain adalah pemetaan kebutuhan dan ketersediaan sehingga data kebutuhan wilayah terdampak dengan data barang bantuan bisa terintegrasi.

Sementara fitur yang lain adalah laporan dan analitik otomatis secara berkala.

"Adanya laporan ini bisa mendukung pengambilan keputusan yang berbasis data. Ini untuk mendukung Kabupaten Sleman Tangguh Bencana," tambahnya.

Dia menilai fitur ini bisa meningkatkan efisiensi logistik, mempercepat respons bantuan, dan mengurangi risiko penumpukan atau kekurangan logistik.

Selain itu, yang terpenting adalah meningkatkan transparansi dalam pengelolaan logistik dan peralatan bencana.

"Harapannya semua pihak semakin memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi bencana," ucapnya. (del)

Editor : Bahana.
#kebencanaan #Sleman #aplikasi #logistik #BPBD Sleman