SLEMAN - Kabupaten Sleman memiliki nilai transaksi di toko daring Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dengan nilai mencapai Rp 205 miliar. Capaian ini menjadikan Bumi Sembada jadi daerah dengan total transaksi tertinggi secara nasional.
Board of Directors (BOD) Mbizmarket Andhie Saad menyampaikan, total transaksi tersebut dimulai dari 2022 hingga pertengahan 2025. Hal ini melibatkan lebih dari 2.000 penyedia.
"Ini adalah capaian luar biasa yang patut menjadi contoh nasional," katanya dalam agenda Temu Pelaku Usaha Mbizmarket di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman Rabu (11/6).
Baca Juga: Cukup Diatur dengan Perbup, DPRD Kebumen Coret Dua Raperda Terkait Satu Data dan SOTK
Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman Widodo mengatakan, kerja sama antara Mbizmarket dengan Pemkab Sleman telah menghasilkan peningkatan transaksi setiap tahunnya. Pada 2023 tercatat hasil transaksi Kabupaten Sleman mencapai Rp 43 miliar dan mengalami peningkatan menjadi Rp 102 miliar pada 2024.
“Hingga Mei tahun ini sudah tercatat transaksi sebesar Rp 43 miliar," ungkapnya.
Widodo menyebut, hingga saat ini sebanyak 2.001 UMKM Sleman telah terdaftar dalam Mbizmarket. Dan sebanyak 1.015 UMKM telah melakukan transaksi bersama Pemkab Sleman.
Dia mendorong agar semakin banyak pelaku usaha di Sleman yang terlibat dalam pengadaan barang dan jasa Pemkab Sleman. "Harapannya pertemuan antara pelaku UMKM dengan perwakilan OPD hari ini juga dapat semakin menambah nilai transaksi," lanjutnya.
Bupati Sleman Harda Kiswaya berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi dalam memperluas pasar UMKM. Dia menilai, inisiatif Mbizmarket telah membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar.
"Hal ini sejalan dengan visi misi untuk meningkatkan perekonomian melalui sektor UMKM, pariwisata, pertanian hingga ekonomi kreatif," paparnya. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita