Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

DP3 Sleman Sebut Kemungkinan Kasus Cacing Hati pada Hewan Kurban Tahun Ini Masih Tinggi

Delima Purnamasari • Kamis, 5 Juni 2025 | 16:10 WIB

 

 

Suasana aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Ambarketawang, Gamping, Sleman, Rabu (4/6). Menjelang Hari Raya Idul Adha, penjualan sapi di pasar tersebut naik 20 persen.
Suasana aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Ambarketawang, Gamping, Sleman, Rabu (4/6). Menjelang Hari Raya Idul Adha, penjualan sapi di pasar tersebut naik 20 persen.

SLEMAN - Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman menyebut kemungkinan temuan kasus cacing hati pada hewan kurban masih tinggi. Hal ini berkaca dari pantauan tahun lalu.

Plt Kepala DP3 Sleman Rofiq Andriyanto menjelaskan, pada 2024 total ada 26.036 ekor hewan kurban yang dipotong. Dari jumlah itu ditemukan 702 kasus infeksi cacing hati pada sapi atau sebesar 7,23 persen. Sementara pada kambing 12 kasus atau 0,43 persen dan pada domba 21 kasus atau 0,15 persen.  "Probabilitas cacing hati memang masih tinggi," katanya Rabu (4/6).

Untuk itu pihaknya mengintensifkan pemantauan. Tidak hanya sebelum hewan dipotong 3-5 Juni, tetapi juga setelah dipotong 6-8 Juni. Pemantauan dilakukan oleh 358 petugas. Termasuk di dalamnya 58 relawan mahasiswa.

Sementara terkait potensi penyakit lain hingga dua minggu terakhir, dia mengungkapkan belum ditemukan ada kasus. Hanya saja pada awal Mei lalu sempat ada satu truk hewan yang dipulangkan saat mau masuk ke Pasar Hewan Ambarketawang, Gamping. Ini lantaran salah satu hewan yang dibawa terindikasi mengidap PMK.

"Untuk menjaga agar lebih higienis di pasar hewan, kami ada alat semprot. Ada dokter hewan yang memeriksa keadaan," tambahnya.

Dia menyebut memang ketika ditemukan hewan yang air liurnya menetas atau jatuh terduduk, maka tidak boleh masuk. Langsung diminta pulang.

"Memang kalau untuk pasar tiban perlu usaha lebih untuk pemantauan. Tapi kami tidak pernah mengeluarkan izin kalau hewan terindikasi sakit," jelasnya.

Rofiq menyebut pemantauan tempat penjualan hewan kurban di kandang ternak maupun di pasar hewan tiban dilakukan pada 232 lokasi. Jumlah ternak sapi 2.265 ekor, kambing 62 ekor, dan domba 1.853 ekor.

Sementara itu, pengelola kandang ternak KPK Pandowo di Brayut, Pandowoharjo, Kapanewon Sleman, Poniman menjelaskan, untuk kenaikan harga jelang Idul Adha pada angka Rp 1 juta-Rp 2 juta. Sama seperti tahun sebelumnya.

"Kami selalu melakukan pengecekan rutin untuk sapi. Kalau pun ada kendala, kami langsung hubungi dokter,” katanya. (del/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Pasar Hewan Ambarketawang #DP3 Sleman #idul adha #hewan kurban #DP3 #cacing hati #Kabupaten Sleman #Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan #kasus