SLEMAN - Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman membuka posko sistem penerimaan murid baru (SPMB). Kegiatan ini diselenggarakan di Lobi Kantor Dinas Pendidikan Sleman sesuai dengan jam kerja.
Kepala Seksi Kelembagaan SD Disdik Sleman Sartini menjelaskan, untuk jenjang SD posko ini dibuka pada 2-5 Juni. Umumnya ada 10-15 orang tua yang datang berkonsultasi.
Baca Juga: Tercatat Hingga April Hipertensi di Bantul Mencapai 40.710 Kasus
"Banyak yang datang karena aplikasi. Mereka lupa password ketika sudah mengubah sendiri. Jadi kesulitan melakukan pendaftaran secara online," katanya saat ditemui di Pendopo Parasamya Rabu (4/6).
Untuk menyelesaikan persolaan tersebut nanti akan dilihat riwayatnya oleh admin. Selanjutnya bisa dibantu untuk memberikan password kembali.
Baca Juga: Kontroversi Ustadzah ‘Transgender’ Shuniyya Ruhama yang Aktif Berdakwah di Lingkungan NU
"Ada yang datang juga karena kurang memahami tahapan meski juknis sudah kami unggah di website," tambahnya.
Sartini menyebut untuk jenjang SD ada tiga jalur yang dibuka. Pertama jalur domisili dengan kuota 75 persen. Kemudian jalur afirmasi terdiri dari siswa tidak mampu 15 persen dan disabilitas 5 persen. Serta terakhir jalur mutasi 5 persen.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Sleman Dwi Warni Yuliastuti menyebut, pihaknya juga akan membuka posko serupa. Dimulai pada 18-30 Juni pukul 08.00-14.00. "Kami kerja sama dengan dukcapil terkait posko SPMB kalau nanti ada kendala terkait kependudukan," katanya.
Selain itu, orang tua juga bisa datang ke sekolah negeri terdekat. Nantinya di sana akan bisa mendapatkan informasi terkait SPMB ini.
"Daya tampung di SMP sederajat itu 19.400 sementara lulusan SD 16.500. Jadi Insya Allah mencukupi," katanya. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita