Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Terpilih Jadi Salah Satu Lokasi Percepatan Penanam Padi, Luas Tambah Tanam di Sleman Capai 5.033 Hektare

Delima Purnamasari • Rabu, 21 Mei 2025 | 15:30 WIB

 

LUMBUNG PANGAN: Warga melintas di dekat hamparan tanaman padi di kawasan Margodadi, Seyegan, Sleman Senin (7/4).
LUMBUNG PANGAN: Warga melintas di dekat hamparan tanaman padi di kawasan Margodadi, Seyegan, Sleman Senin (7/4).

SLEMAN - Kabupaten Sleman terpilih menjadi salah satu lokasi percepatan penanaman padi. Hingga april 2025 luas tambah tanam di Bumi Sembada telah mencapai 5.033 hektare.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyebut, akan terus mempertahankan capaian luas tanam sebagai upaya mewujudkan swasembada pangan. "Kami akan terus memberikan dukungan penuh baik dalam bentuk kebijakan maupun fasilitasi," katanya.

Danang menuturkan, realisasi tanam hingga Mei sebesar 16.696 hektare. Sedangkan realisasi panen hingga akhir April seluas 12.450 hektare. Untuk produksi gabah kering panen sendiri mencapai 123.784 ton atau setara beras 46.118 ton.

"Semoga ini menjadi titik tolak menuju pertanian Sleman maju, mandiri, dan modern,” ucapnya.

Dia menambahkan, sebagian hasil panen sebesar 21.873 ton diserap oleh Bulog. Untuk harganya sebesar Rp 6.500 per kilogram.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman Rofiq Andriyanto menjelaskan, apabila hasil panen dilepas di tengkulak harganya hanya Rp 5.500. Sehingga, program serap gabah ini memberikan keuntungan bagi petani.

Dia berharap, antara petani, DP3, dan Bulog bisa sinkron. Dengan demikian, setiap kali dilakukan serap gabah setidaknya bisa membawa 7-9 ton. Ini mempertimbangkan akomodasi dan BBM yang digunakan. "Semoga ini meningkatkan gairah petani Sleman," harapnya. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#gabah kering panen #Danang Maharsa #penanaman padi #beras #Percepatan #luas tambah tanam #bulog #Bumi Sembada #Kabupaten Sleman #Petani #Wakil Bupati Sleman #swasembada padi