Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ada Lima Orang CJH asal Sleman yang Gagal Berangkat Haji Tahun Ini, Penyebabnya karena Hal Ini

Delima Purnamasari • Selasa, 20 Mei 2025 | 05:00 WIB

 

Sejumlah perwakilan jamaah calon haji mengikuti acara Pamitan Jamaah Calon Haji DIY, di Bangsal Kepatihan, Jogja Selasa (6/5).
Sejumlah perwakilan jamaah calon haji mengikuti acara Pamitan Jamaah Calon Haji DIY, di Bangsal Kepatihan, Jogja Selasa (6/5).

SLEMAN - Pada tahun 2015 ini ada 1.210 orang yang akan berangkat haji dari Kabupaten Sleman. Jumlah ini menurun dibanding tahun sebelumnya sebanyak 1.258.

Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sleman Sidik Pramono. Dia menyebut penurunan tersebut terjadi lantaran tahun lalu ada penambahan kuota nasional sebanyak 20 ribu jemaah.

"Rata-rata usia jemaah 50 sampai 65 tahun. Usia lansia 65 tahun mencapai 25 persen," terangnya saat dikonfirmasi Senin (19/5).

 Baca Juga: Sinergi BPD DIY Syariah dan UMY Perkuat Pemberdayaan UMKM Muhammadiyah

Kloter jemaah pertama akan masuk asrama sendiri mulai pada Selasa (20/5). Sementara pemberangkatan dimulai pada Rabu (21/5) dan kepulangan pada Selasa (1/6).

Untuk jamaah tertua bernama Dullah Ichsan. Warga Kapanewon Ngaglik tersebut berusia 92 tahun. Sementara jamaah termuda atas nama Sulthon Al Farrel Adyasta. Warga Kapanewon Depok tersebut berusia 19 tahun.

 Baca Juga: Jogja Segera Bebas dari Kabel Semrawut, Pemkot Jogja Tata Fiber Optik lewat Sistem Ducting di Enam Titik: Ini Daftar Lokasinya..

"Ada jamaah yang menunda atau gagal berangkat sebanyak lima orang karena sakit atau menunggui suami yang proses pengobatan," tambahnya.

Sidik menerangkan, kondisi jamaah pada umumnya sehat. Hal ini mengingat rangkaian pemeriksaan dan saran pengobatan sudah dilakukan semua jemaah. Hingga akhirnya  keluar berita acara istithaah sebagai syarat.

Dia turut menyarankan agar jemaah menjaga kesehatan, menyiapkan alat pelindung diri, dan sering minum selama beribadah haji. Ini mengingat kondisi suhu di tanah suci bisa sampai 44 derajat.

 Baca Juga: Satu Keluarga Satu Sarjana Tak Hanya untuk Keluarga Miskin, Pemkab Magelang Godok Regulasi Beasiswa Pemuda Berprestasi

"Bagi lansia dan yang berisiko tinggi tidak memaksakan diri untuk melaksanakan kegiatan di luar hotel agar kesehatan tetap terjaga," tandasnya. (del)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#haji #Kapanewon Depok #kloter #kuota #Kantor Kemenag Kabupaten Sleman #jemaah #Kabupaten Sleman #Kapanewon Ngaglik