SLEMAN - Pada tahun 2015 ini ada 1.210 orang yang akan berangkat haji dari Kabupaten Sleman. Jumlah ini menurun dibanding tahun sebelumnya sebanyak 1.258.
Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sleman Sidik Pramono. Dia menyebut penurunan tersebut terjadi lantaran tahun lalu ada penambahan kuota nasional sebanyak 20 ribu jemaah.
"Rata-rata usia jemaah 50 sampai 65 tahun. Usia lansia 65 tahun mencapai 25 persen," terangnya saat dikonfirmasi Senin (19/5).
Baca Juga: Sinergi BPD DIY Syariah dan UMY Perkuat Pemberdayaan UMKM Muhammadiyah
Kloter jemaah pertama akan masuk asrama sendiri mulai pada Selasa (20/5). Sementara pemberangkatan dimulai pada Rabu (21/5) dan kepulangan pada Selasa (1/6).
Untuk jamaah tertua bernama Dullah Ichsan. Warga Kapanewon Ngaglik tersebut berusia 92 tahun. Sementara jamaah termuda atas nama Sulthon Al Farrel Adyasta. Warga Kapanewon Depok tersebut berusia 19 tahun.
"Ada jamaah yang menunda atau gagal berangkat sebanyak lima orang karena sakit atau menunggui suami yang proses pengobatan," tambahnya.
Sidik menerangkan, kondisi jamaah pada umumnya sehat. Hal ini mengingat rangkaian pemeriksaan dan saran pengobatan sudah dilakukan semua jemaah. Hingga akhirnya keluar berita acara istithaah sebagai syarat.
Dia turut menyarankan agar jemaah menjaga kesehatan, menyiapkan alat pelindung diri, dan sering minum selama beribadah haji. Ini mengingat kondisi suhu di tanah suci bisa sampai 44 derajat.
"Bagi lansia dan yang berisiko tinggi tidak memaksakan diri untuk melaksanakan kegiatan di luar hotel agar kesehatan tetap terjaga," tandasnya. (del)
Editor : Sevtia Eka Novarita