Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Viral, Candi Prambanan Digunakan untuk Acara Bersholawat Gus Miftah: TWC Pastikan Lokasi Acara di Luar Kawasan Candi

Delima Purnamasari • Sabtu, 3 Mei 2025 | 03:36 WIB

 

Pembahasan soal penggunaan Candi Prambanan untuk salawat.
Pembahasan soal penggunaan Candi Prambanan untuk salawat.

SLEMAN - Rencana gelaran Prambanan Bersholawat yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (10/5/2025) menuai kontroversi di media sosial.

Warganet mempertanyakan lokasi acara yang dinilai berada di kawasan suci Candi Prambanan, tempat ibadah umat Hindu.

Menanggapi hal tersebut, Pgs Corporate Secretary PT TWC Destantiana Nurina menegaskan bahwa lokasi acara bukan berada di zona inti Candi Prambanan.

Acara justru digelar di zona III, tepatnya di Lapangan Utara Candi Sewu, yang berada di luar area candi bercorak Hindu tersebut.

"Zona ini berada di area luar, yakni zona III kawasan Taman Wisata Candi Prambanan dan jauh dari kompleks candi bercorak Hindu tersebut," tegasnya.

Destantiana menjelaskan, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (InJourney Destination Management) telah melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah pihak.

Antara lain Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Klaten, Bimas Hindu Kabupaten Klaten, GP Ansor, serta Pemerintah Desa Bugisan.

"Kami mengimbau panitia untuk segera menarik ulang flyers yang sudah beredar dan menyebarkannya dengan informasi yang sesuai fakta," katanya.

Menurutnya, zona III kawasan Taman Wisata Candi Prambanan memang diperbolehkan untuk kegiatan seni budaya dari berbagai elemen masyarakat.

Asalkan tetap menjunjung nilai-nilai etika dan norma yang berlaku.

Harapannya hal ini menghadirkan komitmen bersama untuk turut berkontribusi positif terhadap ekosistem pariwisata di kawasan Candi Prambanan.

"Tentu dengan tetap memperhatikan nilai-nilai luhur yang ada di situs Warisan Dunia dan kerukunan antarumat beragama," tandasnya. (del/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#ibadah hindu #Viral #kontroversi #warganet #Gus Miftah #media sosial #Prambanan Bersholawat