SLEMAN - Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kantor Inspektorat, Jumat (25/4/2025).
Kegiatan ini diselenggarakan khusus bagi pegawai Inspektorat Sleman.
Pengelola Layanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Faridatun Nafia menjelaskan, CKG kali ini merupakan agenda pertama untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Nantinya, OPD yang lain akan turut dilakukan kegiatan serupa dengan jadwal tertentu.
"Jadi ASN maupun Non-ASN bisa ikut. Jumlah sasaran hari ini puluhan orang," katanya.
Menurut Faridatun, CKG adalah hak warga negara.
Meski gratis, kerap kali mereka yang sudah berusia dewasa tidak mengakses fasilitas ini lantaran sibuk bekerja.
Sasaran pada OPD juga bertujuan agar para pegawai pemerintah bisa menjadi contoh bagi masyarakat.
"Ketika dicek kerap ditemukan pegawai yang hipertensi atau gulanya tinggi. Ini baru diketahui karena tidak melakukan pengecekan berkala," katanya.
Harapannya, dengan CKG ini para pegawai bisa mendeteksi risiko yang ada.
Apabila nanti ditemukan penyakit yang serius maka akan dirujuk ke fasilitas kesehatan masing-masing.
"Seluruh Puskesmas di Sleman sejumlah 25 bekerja sama untuk menyukseskan program ini," tuturnya.
Faridatun menerangkan, ada 19 parameter yang digunakan dalam CKG ini.
Mulai dari cek gula, asam urat, deteksi dini kesehatan jiwa, kanker payudara, sampai pemeriksaan Human Papilloma Virus (HPV) Doxyribonucleic Acid (DNA).
"Harapannya mereka menyadari pentingnya deteksi dini sehingga mengetahui kondisi kesehatan serta upaya pencegahannya," katanya.
Dia menyebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman juga terus aktif dalam melakukan CKG.
Bahkan, sempat melakukan jemput bola di pabrik hingga hotel.
"Tentu kami juga berharap agar standar pelayanan minimal bisa naik. Khususnya pada usia produktif," tandasnya.
Sementara itu, Auditor Inspektorat Kabupaten Sleman Pro Yeni Eka Pratiwi menyebut, kegiatan CKG ini sangat bagus.
Apalagi mayoritas pegawai hanya duduk dan jarang beraktivitas.
"Jadi kami bisa lebih peduli dengan kesehatan. Tadi hasil saya ternyata asam uratnya cukup tinggi," katanya. (del)
Editor : Meitika Candra Lantiva