Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dinkes Sleman Selenggarakan Pemeriksaan HPV DNA Gratis, Sasar 100 Perempuan Usia Produktif yang Sudah Menikah

Delima Purnamasari • Kamis, 24 April 2025 | 03:35 WIB

 

PEDULI: Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman saat melakukan pemeriksaan HPV DNA gratis di Puskesmas Rawat Inap Sleman Nyaen Rabu (23/4).
PEDULI: Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman saat melakukan pemeriksaan HPV DNA gratis di Puskesmas Rawat Inap Sleman Nyaen Rabu (23/4).
 

SLEMAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman menyelenggarakan pemeriksaan Human Papilloma Virus (HPV) Deoxyribonucleic Acid (DNA) di Puskesmas Rawat Inap Sleman Nyaen Rabu (23/4). Kegiatan ini diselenggarakan secara gratis untuk deteksi dini kanker leher rahim. 

Ketia Tim Kerja Kesehatan Jiwa, Usia Produktif, dan Lansia Dinkes Sleman dr Lina Nur Islamiyyah Yunus menjelaskan, kegiatan ini dibiayai oleh APBD Sleman. Sasarannya adalah seratus orang perempuan usia produktif yang sudah menikah. 

"Virus ini ditularkan melalui hubungan seksual. Mudah-mudahan tidak ada yang positif," katanya. 

 Baca Juga: Umat Katolik di Kebumen Gelar Misa Requiem untuk Paus Fraksiskus, Diikuti 300 Jemaat

Menurutnya, belum ada obat yang bisa langsung mematikan virus HPV. Pengidapnya harus memiliki gaya hidup yang baik sehingga daya tahan tubuhnya bagus. Virus HPV sendiri bisa dicegah menggunakan vaksin. 

Lina menyebut, pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter dan bidan dari 25 puskesmas di Sleman. Masing-masing mengirimkan satu dokter dan satu bidan. 

 Baca Juga: Sambal Pecak Mbakayune Seyegan: Nikmati Liwetan Sunda dengan Sambal Pecak yang Menggoyang Lidah

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut bimbingan teknis deteksi dini kanker leher rahim. Telah terlaksana sehari sebelumnya dengan pemateri dr Laili Chilmawati, SpOG, SubspFER. Selama proses ini dokter dan bidan terlatih juga turut serta untuk mengawasi praktik pemeriksaan. 

"Jadi petugas dapat ilmu dan keterampilan. Masyarakat juga dapat manfaatnya," kata Lina. 

Dia menerangkan prosedur dari pemeriksaan dilakukan dengan pembukaan organ reproduksi lalu dipasang spekulum. Selanjutnya diambil sampel untuk dicek ke laboratorium. Selain pemeriksaan HPV DNA, turut dilakukan deteksi dini kanker payudara dan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). 

 Baca Juga: Sambal Pecak Mbakayune Seyegan: Nikmati Liwetan Sunda dengan Sambal Pecak yang Menggoyang Lidah

"IVA satu menit hasilnya sudah keluar. Kalau ditemukan lesi putih kemungkinan pre kanker leher rahim dan bisa berkembang jadi kanker 10 sampai 15 tahun kemudian," katanya. 

 

Sementara itu, warga Kalurahan Pandowoharjo Maria Redita yang turut mengikuti program ini mengaku sangat terbantu. Mengingat apabila harus melakukan pemeriksaan mandiri biaya yang dikeluarkan cukup mahal. 

"Saya pertama kali cek HPV. Tadi prosesnya lancar, cepat, lalu ada edukasi singkat yang diberikan," katanya. (*/del/eno) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#bidan #produktif #Sleman #Puskesmas Rawat Inap Sleman Nyaen #deteksi dini #hpv #kanker leher rahim #Human Papilloma Virus #dinkes sleman #dokter #puskesmas #dna #menikah #pemeriksaan #Dinas Kesehatan (Dinkes) #Deoxyribonucleic Acid