SLEMAN - PSS Sleman kembali telan kekalahan saat menjamu Dewa United dengan skor 0-1 pada Kamis (17/4/2025) lalu di Stadion Maguwoharjo.
Kondisi ini membuat Super Elja masih terbenam di dasar klasemen.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyayangkan kekalahan ini. Meski begitu, dia mengaku masih optimistis bahwa PSS Sleman dapat bertahan di Liga 1.
"Saya masih bersemangat untuk PSS Sleman bisa bertahan. Pokoknya doakan bisa menang," katanya Senin (21/4/2025).
Harda menyebut, akan menemui manajemen PSS Sleman di Jakarta pada Rabu (23/4/2025) mendatang. Kehadirannya ini untuk menegaskan kembali soal komitmen.
"Sebelumnya sudah bertemu, tetapi ini kok masih kalah," keluhnya.
Saat disinggung soal banyaknya keluhan penonton soal fasilitas Stadion Maguwoharjo, dia mengaku belum mendapat laporan.
Keluhan ini sendiri banyak tersebar di media sosial.
Di antara keluhan itu seperti terkait pintu kamar mandi yang rusak, pagar di tengah tribun, hingga kebersihan stadion.
"Dari teman-teman dinas pekerjaan umum terus saya minta untuk evaluasi," katanya.
Menurut Harda, Stadion Maguwoharjo masih dalam masa pemeliharaan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) DIY.
Meski begitu, pertandingan tetap digelar di sana dengan harapan agar PSS Sleman mendapat dukungan moril.
"Ketika pertandingan kemarin saya enggak nonton langsung. Saya lihat di kantor karena enggak kuat, deg-degan," terangnya.
Sementara itu, Kepala BPPW DIY Jonny Zainuri Echsan menjelaskan, salah satu fokus renovasi adalah penguatan struktur bangunan.
Selain itu, pemasangan kursi single seat. "Selain itu penggantian lampu sehingga memenuhi persyaratan FIFA," katanya. (del/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita