SLEMAN - Hujan lebat dan angin kencang terjadi di Kabupaten Sleman Kamis (10/4). Dampak bencana hidrometrologi ini menyebabkan puluhan pohon tumbang dan genting beterbangan.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman Makwan menjelaskan, kejadian berlangsung sekitar pukul 13.20. Saat ini, masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang.
"Dampaknya menimpa Gamping, Mlati, Ngaglik, Turi, Pakem, dan sekitarnya," katanya.
Makwan menyebut, kejadian paling banyak terjadi di Kapanewon Minggir. Jumlahnya mencapai 17 kejadian. Terdiri dari 14 kejadian pohon tumbang, dua tiang listrik roboh, dan satu kejadian genting beterbangan.
"Hingga 15.30 sebanyak 16 kejadian masih berproses dan satu sudah selesai ditangani," tambahnya.
Dampak terbanyak kedua terjadi di Kapanewon Ngaglik dengan enam kejadian. Terdiri dari lima kejadian pohon tumbang dan satu kejadian genting beterbangan. Selain itu, ada satu kejadian di Kapanewon Seyegan ranting pohon yang ambruk dan berbahaya bagi kendaraan.
"Di Lumbungrejo, Tempel ada satu kejadian pohon tumbang menimpa rumah dan sudah ditangani," sebutnya.
Kejadian ini telah dilakukan asesmen. Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak serta dilakukan distribusi bantuan darurat. "Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini," bebernya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Bambang Kuntoro menjelaskan, pihaknya akan memberikan bantuan logistik pangan maupun non-pangan. Namun, tidak bisa disamaratakan seluruhnya.
"Dilihat kondisi dan korban bencana sendiri. Termasuk keluarga miskin atau non-miskin," katanya.
Bambang juga menyebut, di beberapa lokasi terdapat kampung siaga bencana dan memiliki stok logistik. Sehingga, bisa diambilkan dari sana. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita