SLEMAN - Bupati Sleman Harda Kiswaya menyebut seluruh kekurangan Maguwoharjo International Stadium (MagIS) telah terpenuhi. Hal ini dilakukan untuk pertandingan PSS Sleman menjamu Dewa United 17 April mendatang. "Pokoknya kami sudah siap semua seperti AC dan loker," katanya Selasa (8/4).
Dia menyebut hal itu merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten. Saat disinggung soal pembiayaan, Harda mengatakan menggunakan mekanisme utang. "Utang sek. Utang sing gelem. Barangnya sudah ada dan disiapkan," ujarnya saat ditanya siapa yang memberikan utang.
Harda juga tidak menyebut secara pasti jumlah anggaran yang dihabiskan. Namun nantinya dana itu akan diganti melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan pada tahun ini. "Pokoke entek piro bayar. Tapi bukan berarti terserah dan tanpa kontrol," tegasnya.
Dia menyebut, hal terpenting adalah kesesuaian dengan standar harga barang dan jasa (SHBJ). Hal ini akan dipercayakan oleh pengurus. "AC itu butuh banyak, kemarin saya tanya yang dulu ke mana. Le ndeleh podo urus tenan. Akhire ketemu sekitar 15, dadi nyudo le tuku," ungkapnya.
Dia mengatakan, untuk Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Stadion Maguwoharjo juga telah keluar. Harapannya dengan kesiapan ini PSS dapat memetik kemenangan.
Sementara itu, Kepala UPTD Pengelolaan Stadion Maguwoharjo Sumali menjelaskan, kekurangan fasilitas ini diupayakan lewat berkoordinasi dengan manajemen PSS Sleman. Kini, stadion kebanggaan Bumi Sembada sendiri sudah bisa digunakan. "Jadi digunakan untuk latihan Senin dan Selasa," katanya. (del/laz)
Editor : Heru Pratomo