Apabila biasanya hanya dibuka hingga pukul 17.00, pada hari terakhir ini tol fungsional Tamanmartani dibuka hingga pukul 18.00.
Kepadatan tertinggi terjadi pada pukul 15.00-16.00 sejumlah 641 kendaraan. Sementara terendah pada pukul 06.00-07.00 sejumlah 71 kendaraan.
Perwira Pengendali Tol Tamanmartani Ipda Zunan Rifai menjelaskan, kendaraan pada hari terakhir terpantau terkendali. Sehingga, tidak diberlakukan rekayasa lalu lintas.
"Apabila sebelumnya hanya satu arah untuk masuk tol, hari ini dari pagi dibuka secara dua arah," katanya.
Dengan demikian, kendaraan dari arah utara maupun selatan bisa langsung memasuki Tol Fungsional Tamanmartani.
Tidak diarahkan melalui jalan perkampungan seperti sebelumnya.
"Kami lihat dari parameter Tugu Batu maupun Karangnongko yang masih relatif lancar. Biasanya ketika tersendat baru kami lakukan rekayasa," tambahnya.
Dia mengatakan puncak arus balik sendiri terjadi pada hari Sabtu dan Minggu.
Kendaraan yang masuk dalam sehari mencapai 10.000 unit.
Zunan menyebut selama beroperasi sejak 24 Maret lalu, tidak ada kecelakaan yang terjadi. Hanya saja beberapa kali kendaraan mengalami habis kopling.
Sehingga, ketika memaksa naik ke tol lalu berhenti.
"Jadi kami beberapa kali evakuasi manual. Kami dorong ke atas karena mundur enggak bisa. Lalu kami imbau segera lakukan perbaikan," tambahnya.
Hingga hari terakhir ini dia juga menyebut masih ada kendaraan yang tidak mematuhi rambu-rambu.
Misalnya truk yang memaksa masuk ke tol. Perlu diketahui bahwa tol ini hanya bisa dilalui oleh kendaraan Golongan 1 Non-Bus.
"Jadi ada mobil lebih dari golongan 1 yang memaksa naik. Padahal di tolnya ada plang jadi enggak bisa," katanya.
Kondisi tersebut menimbulkan kemacetan. Hal ini lantaran truk harus putar balik di depan pintu masuk tol.
"Sudah kami berikan rambu-rambu tapi pengendara inginnya asal cepat. Tapi kami tetap memaklumi," tambahnya.
Sementara itu, Humas PT Jasamarga Jogja-Solo Rachmat Jesiman menjelaskan, selama beroperasinya tol Fungsional Tamanmartani yang jadi perhatiannya adalah adanya kepadatan.
Meski demikian, dia menyebut pintu tol ini hanya sementara. Untuk pintu yang resmi berada di Purwomartani.
"Kalau lihat dari trafik sempat buka tutup juga untuk pengaturan lalu lintasnya," katanya.
Rahmat menambahkan, untuk Tol Prambanan akan difungsikan secara fungsional hingga Selasa (8/4). Hal ini sesuai dengan diskresi kepolisian. (del)
Editor : Bahana.