SLEMAN - Para pedagang Pasar Godean saat ini masih menempati pasar relokasi. Setelah kembali ke bangunan pasar yang selesai direvitalisasi, dipastikan tidak ada penambahan pedagang baru.
Hal tersebut pun ditekankan oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya. “Penghuni Pasar Godean adalah yang sudah tercatat sebagai pedagang. Orang baru enggak bisa, saya jamin itu," tegasnya.
Harda menyebut, telah menginstruksikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman untuk memastikan pedagang di setiap lantai. Selanjutnya, akan diberikan izin sesuai kesepakatan antara pemerintah dengan pedagang.
Berdasarkan data dinas perindustrian dan perdagangan, terdapat 1.837 pedagang. Terdiri dari 186 kios, 1.205 los, dan 456 pelataran.
Baca Juga: Hujan Mulai Menghilang dari Wilayah Yogyakarta, BMKG Prediksi April Mulai Masuk Musim Kemarau
"Pasarnya beroperasi ketika pembangunan parkir selesai. Tahun ini mudah-mudahan bisa," tambah Harda.
Disinggung soal proses pengundian lapak pedagang yang sempat ditunda, Harda menyebut hal tersebut bagian dari instruksinya. Hal ini karena fasilitas yang memang belum memadai.
Baca Juga: Parah, Pieter Huistra Ungkap Pemain PSS Sleman Hanya Mampu Main 60 Menit
"Ini menyangkut banyak manusia, harus hati-hati. Kalau keburu jalan nanti ada masalah, penyelesaiannya rumit," ungkapnya.
Dia menambahkan, saat ini Pasar Godean masih dalam masa pemeliharaan. Sehingga, kondisinya belum 100 persen sempurna. Hal ini juga telah dia sampaikan pada Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) DIY.
"Saya sampaikan kondisi bangunan seperti ini bagaimana. Nanti kami tunggu seperti apa," katanya.
Harda berharap, bangunan Pasar Godean bisa benar-benar sesuai dengan spesifikasinya. Sehingga, ketika nanti digunakan oleh pedagang kondisinya bisa memuaskan.
Sementara itu, pedagang Pasar Godean Paryanto menjelaskan, saat pengundian lapak yang ditunda, lantai tiga Pasar Godean tidak mencukupi untuk pedagang tlasaran. Jumlah mereka mencapai 350. Tetapi maksimal lokasi hanya bisa menampung 150 pedagang saja.
"Jatahnya cuma dikasih satu kali satu meter. Jualannya gimana? Padahal pasarnya bagus seperti ini," lontarnya. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita