Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

BNN Sleman Lakukan Tes Urine pada 41 Awak Kendaraan Umum di Terminal Condongcatur, Seluruhnya Negatif

Delima Purnamasari • Kamis, 27 Maret 2025 | 04:03 WIB
Petugas BNN Sleman saat melakukan tes kesehatan dan urin kepada awak kendaraan umum di Terminal Jombor Rabu (26/3)
Petugas BNN Sleman saat melakukan tes kesehatan dan urin kepada awak kendaraan umum di Terminal Jombor Rabu (26/3)

SLEMAN - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sleman melakukan upaya deteksi dini penyalahgunaan narkoba pada awak kendaraan di Terminal Condongcatur, Rabu (26/3). Dalam kegiatan ini ada tujuh parameter yang digunakan. 

Kepala BNN Sleman Kombes Pol Teguh Tri Prasetya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan awak kendaraan siap dalam mengangkut pemudik Lebaran. Mereka dipastikan dalam kondisi sehat dan tidak mengonsumsi obat-obat terlarang. 

 Baca Juga: Mobil Seruduk 11 Motor saat Nobar Timnas di Jalan Tentara Purworejo

"Jadi dilakukan pengecekan urine. Obat-obatan seperti amphetamine, ganja, dan methamphetamine itu bisa terlihat," katanya. 

Teguh menyebut para awak kendaraan ini juga turut diperiksa tekanan darahnya. Mereka dipersilakan untuk konsultasi kesehatan lewat perawat yang disiapkan. 

 Baca Juga: Kodim 0705/Magelang Bagikan Ratusan Sembako dan Takjil: Begini Harapannya..

"Dari 41 orang awak bus tidak didapatkan hasil positif," ucapnya. 

Hanya saja, ditemukan beberapa awak bus yang memiliki tekanan darah cukup tinggi. Sehingga, disarankan untuk beristirahat terlebih dahulu. 

Teguh menyebut semisal ada temuan positif BNN Sleman juga telah menyiapkan prosedurnya. Hal ini dengan melakukan skrining ulang untuk mengetahui obat yang dikonsumsi. 

"Kadang pengalaman deteksi dini itu positif, tapi ternyata mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter," ucapnya. 

 Baca Juga: Saka Boga Sevanam Bagi Takjil Jelang Nyepi, Akan Gelar Pawai Ogoh-Ogoh usai Salat Tarawih

Kalau memang ada penyalahgunaan, akan dilakukan proses rehabilitasi. Semisal ketergantungannya rendah cukup rawat jalan. Ini bisa dilakukan secara gratis melalui Klinik Pratama Sembada Bersinar. 

"Obat-obat terlarang jelas ada efeknya. Misal ngantuk, itu jelas bahaya juga kalau untuk berkendara," terangnya. 

 

Sementara itu, salah satu sopir Trans Jogja Jumadi mengaku mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya ini merupakan kegiatan positif demi keselamatan berkendara. 

"Ini soalnya saat lebaran juga tetap bekerja," katanya usai turut serta melakukan tes urine. (del) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pengecekan #tes urine #trans jogja #Awak Kendaraan #Badan Narkotika Nasional (BNN) #pemudik #rehabilitasi #sopir #BNN Sleman #Kabupaten Sleman #urine #lebaran