SLEMAN - Maguwoharjo International Stadium (MagIS) menjadi satu dari 17 stadion yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto. Prosesi pada Senin (17/3) lalu dilakukan secara daring karena kegiatan peresmian berpusat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur.
Meski telah diresmikan, tidak semua fasilitas stadion telah tersedia. Sebagian akan disediakan oleh Pemkab Sleman sendiri melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Hal itu diungkapkan oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya. Dia menyebut, semua fasilitas di luar bangunan gedung menjadi tanggung jawab Pemkab Sleman.
"Memang tidak masuk dalam proyek kontraktor. Untuk kekurangannya, pemkab yang akan menyediakan. Pasti itu," tegas mantan sekda Sleman itu saat ditemui di Rumah Dinas Bupati, Kamis (20/3).
Harda memastikan berbagai fasilitas tersebut siap saat PSS Sleman menjamu Dewa United, 17 April mendatang. Baik itu fasilitas di ruang ganti pemain, pendingin ruangan, hingga pengeras suara.
"Kita selaku pemilik stadion harus siap. Segera saya wujudkan. Kalau nanti dipakai tapi fasilitasnya tidak ada, pasti dikomplain oleh tim tamu," jelasnya.
Saat ditanya soal jumlah anggaran yang harus disiapkan, Harda mengaku belum mengetahui secara pasti. Hal ini akan dirembuk dengan seluruh pihak terkait. "Ini masih ada waktu untuk teman-teman saya kumpulkan," katanya.
Disinggung soal ketersediaan APBD, Harda menyebut hal ini memang menjadi tantangan tersendiri di lapangan. Dia juga membuka peluang untuk berutang terlebih dahulu.
"Anggaran utang, yo utang aku. Insya Allah bupati bisa dipercaya. Kalau mau diutangi juga bisa," ujarnya sembari tertawa.
Hal senada diungkapkan Kepala UPTD Pengelolaan Stadion Maguwoharjo Sumali. Dia mencontohkan, penyediaan fasilitas ruang ganti yang memang tidak termasuk pekerjaan kontraktor. "Saya cek draf di kontraktor, tidak ada. Ini sudah disampaikan pimpinan," jelasnya.
Kontrak renovasi Stadion Maguwoharjo sendiri dimulai sejak 27 Desember 2023 sampai 15 Desember 2024. Jumlah anggaran yang digunakan mencapai Rp 108.977.497.000 melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Dengan kontraktor pelaksana PT Karuniaguna Intisemesta, ada empat lingkup kegiatan yang dilakukan. Mulai pekerjaan struktur; pekerjaan arsitektur; pekerjaan mekanikal, elektrikal, plumbing; terakhir adalah pekerjaan lanskap. Saat ini MagIS masih tahap pemeliharaan selama 180 hari. (del/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita