Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Berantakan, Penataan Tiang Internet Terkendala Banyaknya Provider: Ini Penjelasan DPUPKP Sleman..

Sevtia Eka Nova • Kamis, 20 Maret 2025 | 04:40 WIB

 

SEMRAWUT: Sejumlah tiang bergerombol di Kapanewon Depok.
SEMRAWUT: Sejumlah tiang bergerombol di Kapanewon Depok.

SLEMAN - Di Kabupaten Sleman banyak ditemukan tiang kabel internet yang terpasang secara bergerombol.

Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman menyebut penataan tiang yang berantakan ini menemui sejumlah kendala. 

Kepala DPUPKP Sleman Mirza Anfansury menjelaskan, salah satu kendala adalah banyaknya provider penyedia jasa. Jadi, kabel-kabel yang dipasang tidak pada satu tiang saja. 

 Baca Juga: Damkar dan TRC BPBD Kulon Progo Lakukan Pemangkasan Pohon Sekitar JJLS

"Mereka sudah berkontrak lalu biasanya tiang ditancap di dekat yang sudah ada. Jadi jumlahnya cukup banyak," katanya. 

Pemasangan tiang sendiri, masuk dalam pemanfaatan ruang milik jalan. Dia memastikan, tiang yang berada di jalan kabupaten seluruhnya berizin. 

"Kalau tiang di tanah masyarakat perlu izin ke mereka. Saya kurang paham untuk yang masuk sampai jalan desa," katanya. 

 Baca Juga: Atlet Puslatkab Sleman Siap Hadapi Porda XVII 2025, Intensifkan Latihan Lima Kali dalam Seminggu selama Ramadan

Mirza mengatakan, setiap pihak yang akan mendirikan tiang di jalan berstatus milik kabupaten maka akan dilakukan survei lapangan.

Diusahakan titik yang disepakati tidak mengganggu lalu lintas jalan. 

Secara pribadi, Mirza menyebut mengharapkan dalam satu titik cukup satu tiang saja sehingga kondisinya bisa rapi. Lebih baik lagi, kabel yang ada bisa bisa ditanam di dalam tanah. 

 Baca Juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Gunungkidul, Pelajar SMP Terluka Akibat Pohon Tumbang

"Tapi memang butuh biaya yang tinggi. Harus dibongkar dan itu bertahap," katanya. 

Sementara itu, Plt Kepala Diskominfo Sleman Budi Santosa menjelaskan, kabel fiber optic yang semrawut dan ditunjang oleh banyak tiang sebenarnya bukan milik Kabupaten Sleman. Namun, milik para operator.

"Secara kebijakan tentu akan dicari solusi untuk menata jaringan kabel. Sekarang kami masih tahap identifikasi awal," katanya. (del/eno) 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#semrawut #provider #penyedia jasa #DPUPKP Sleman #kabel internet #Berantakan