Plt. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sleman Suwarsono menjelaskan, pemeliharaan ini dilakukan karena saat lebaran terdapat peningkatan pengguna jalan. Sehingga, lubang-lubang yang ada dilakukan penambalan.
"Jadi ini merupakan upaya memberikan pelayanan agar masyarakat bisa menggunakan jalan dengan baik," jelasnya.
Ruas yang banyak diperbaiki adalah jalan menuju objek wisata. Baik itu ke Prambanan maupun ke arah Merapi. Hal ini lantaran saat libur lebaran kerap terjadi peningkatan wisatawan.
"Wilayah perbaikannya tersebar. Dari Prambanan, Cangkringan, Ngemplak, Mlati, hingga Godean," katanya.
Di sisi lain, pemeliharaan ini dilakukan pada jalan kabupaten yang merupakan penunjang jalan provinsi maupun jalan nasional. Sehingga, lalu lintas mudik bisa lebih nyaman.
"Progres sudah 80 persen. Kami pastikan sebelum lebaran sudah selesai," katanya.
Suwarsono menjelaskan, beberapa ruas belum selesai karena masih banyak kendaraan yang lewat. Pihaknya akan menunggu pembatasan khususnya untuk kendaraan berat baru nantinya melakukan perbaikan.
Dia juga menyebut, untuk jalan yang dilewati kendaraan material pembangunan tol akan diperbaiki oleh kontraktor. Begitu pula, yang terdampak angkutan galian jalan tembus Prambanan-Gunungkidul akan diperbaiki oleh pelaksana jalan nasional.
"Sejak awal sudah sepakat untuk ikut melakukan pemeliharaan," katanya.
Dia menjelaskan, pemeliharaan jelang lebaran ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Selain itu, akan dilakukan pula saat jelang natal dan tahun baru.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala DPUPKP Kabupaten Sleman Mirza Anfansury. Dia menyebut pemeliharaan jalan ini ditargetkan selesai seminggu sebelum lebaran.
"Kami terus berproses. Lubang kami tambal semua sehingga jalan bisa mulus," katanya. (del)
Editor : Bahana.