Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Operasional Hanya saat Ada Sinar Matahari, Tol Fungsional Prambanan-Tamanmartani Dibuka 24 Maret 2025

Delima Purnamasari • Sabtu, 15 Maret 2025 | 03:24 WIB

 

Pekerja membersihkan beton dari bebatuan dengan cara menyemprotkan air di area pembangunan jalan Tol Solo-Jogja ruas Prambanan-Kalasan, di Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Sleman
Pekerja membersihkan beton dari bebatuan dengan cara menyemprotkan air di area pembangunan jalan Tol Solo-Jogja ruas Prambanan-Kalasan, di Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Sleman
 

SLEMAN - Tol fungsional Prambanan-Tamanmartani direncanakan dibuka 24 Maret mendatang. Namun, penggunaannya hanya ketika lalu lintas menjelang Lebaran itu padat.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda DIJ AKBP Widya Mustikaningrum menjelaskan, hingga saat ini masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Misalnya, sambungan belum halus dan pembatas di kiri maupun kanan jalan yang belum terpasang gadril.

"Jadi besok akan dipasang water barier atau tolo-tolo untuk sementara," katanya usai kegiatan pemantauan dan susur trase Jumat (14/3).

Pada 24 Maret ini, jalur hanya bisa digunakan satu arah saja di bagian jalur utara atau jalur B ke arah Jogjakarta. Nantinya setelah Lebaran baru arus balik ke arah Klaten atau Solo.  "Jam operasional pukul 06.00 sampai 18.00. Yang pasti masih ada cahaya matahari," tambahnya.

Dia juga menyebut telah direncanakan rekayasa arus lalu lintas di pintul exit tol sementara ini. Nantinya, dari Tamanmartani tidak boleh belok ke kanan atau ke utara. Pengendara wajib belok ke kiri.

Pekerja membersihkan beton dari bebatuan dengan cara menyemprotkan air di area pembangunan jalan Tol Solo-Jogja ruas Prambanan-Kalasan, di Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Sleman
Pekerja membersihkan beton dari bebatuan dengan cara menyemprotkan air di area pembangunan jalan Tol Solo-Jogja ruas Prambanan-Kalasan, di Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Sleman

"Nanti yang akan ke utara seperti Magelang atau Sleman bagian utara berputar. Ada bundaran di bawah tol elevated dan sudah diperkeras oleh Jasa Marga," terangnya.

Menurutnya, hal itu penting dilakukan. Ketika keluar exit tol sementara Tamanmartani, memang sudah ada jalan nasional, tetapi lebarnya hanya lima meter. "Nanti ketemu jalan kabupaten juga yang arus lalinya padat," tambahnya.

Disinggung waktu tempuh dari pintu tol Prambanan hingga Tamanmartani ini, Widya mengaku proses susur trase kali ini belum bisa jadi acuan. Dua hari jelang dibuka, dia mengaku akan melakukan susur trase kembali.

"Kami cek kembali kesiapan jalur fungsional ini kalau sudah bersih," tambahnya.

Ketika pengendara melewati tol fungsional, kecepatan maksimal yang digunakan 40 km/jam. Sehingga, Widya mengimbau agar para pengendara benar-benar bisa memperhatikan rambu yang dipasang. Nantinya juga akan dibuat pos terpadu oleh Jasa Marga, kepolisian, dan dinas perhubungan.

 "Ketika nanti cuaca mendung bisa ditutup di pintu tol Prambanan. Kalau gelap tidak mungkin dipaksakan lewat hingga Tamanmartani ini," jawabnya saat disinggung soal ketiadaan lampu.

Sementara itu, Humas PT Jasamarga Jogja-Solo Rachmat Jesiman menjelaskan, untuk tingkat kepadatan yang menjadi dasar dibukanya tol fungsional Prambanan-Tamanmartani, masih dikoordinasikan dengan kepolisian.

Namun dia memperkirakan ketika kepadatan sudah sepanjang satu kilometer.

"Untuk fungsional ini progres 90 persen sampai Tamanmartani. Tapi harusnya exit tol ada di Purwomartani, progresnya masih 60 persen," katanya.

Tol Prambanan-Tamanmartani dia sebut bisa menampung 800 hingga 1.000 kendaraan per jam. Rachmat optimistis pekerjaan bisa diselesaikan sebelum operasional dibuka. (del/laz)

 

Editor : Heru Pratomo
#jasa marga #sinar matahari #Tol Fungsional Prambanan Tamanmartani #tol fungsional #exit tol #tol #lalin #padat #arus mudik #Polda DIJ #water barier #lebaran