SLEMAN - Bupati Sleman Harda Kiswaya menyebut retret di Magelang mengajarkan untuk berani mengambil keputusan. Hal ini dia sampaikan dalam agenda serah terima jabatan Jumat (28/2).
"Kalau ada masalah dan dinamika harus diselesaikan," katanya.
Dia menyebut pengambilan keputusan ini dilakukan dengan analisis mendalam. Bisa meminta pendapat dari kejaksaan, kepolisian, hingga akademisi agar solusi ditemukan.
"Jangan lari dari kenyataan. Pimpinan daerah harus berani," tegasnya.
Dia berharap retret ini bisa membuatnyaa siap berakselerasi dan berkolaborasi. Harapannya, kesejahteraan di Sleman betul-betul dapat terwujud.
Baca Juga: Dukuh di Kulon Progo Keluhkan Ada Transparansi Honor Pada Program Pendataan Kendaraan Bermotor
Disinggung soal efisiensi anggaran, Harda menyebut ini adalah kebijakan yang logis. Sehingga, anggaran untuk agenda yang tidak tepat bisa dialihkan.
"Ini bisa dipertanggungjawabkan dan saya sepakat untuk itu," tambahnya.
Dalam kesempatan ini dia juga turut menyampaikan terima kasih pada Bupati Sleman 2021-2024 Kustini Sri Purnomo. Harapannya dia bisa melanjutkan kepemimpinan Sleman dan mensejahterakan masyarakat.
"ASN dan jajarannya saya ajak kerja keras dengan nurani untuk melayani. Jadi pelayanan jauh lebih baik," ucapnya.
Sementara itu, Kustini menyampaikan terima kasih pada seluruh pihak yang telah mendukung dan membantunya. Harapannya, pembangunan di Sleman bisa dilanjutkan dengan lebih baik lagi.
"Kami berharap keberlanjutan program pembangunan tetap menjadi prioritas. Jadi, memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat Sleman,” tandasnya. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita