SLEMAN - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau Tol Jogja-Bawen, Rabu (26/2). Saat melakukan peninjauan Gibran sama sekali tak mengeluarkan statemen.
Penjelasan datang dari Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIJ Khusairi yang mendampingi selama peninjauan. Dia menjelaskan, seksi 1 ini sudah berprogres 75 persen. Ditargetkan bisa selesai pada pertengahan Oktober 2026.
"Harapannya dari Pak Wapres tadi agar proses pembayaran bisa diselesaikan. Jadi tol bisa segera tersambung," katanya saat ditemui usai agenda kunjungan selesai.
Khusairi menyebutkan, Tol Jogja-Bawen ini akan terkoneksi dengan Tol Jogja-Solo-YIA. Sehingga, nantinya akses masyarakat jadi jauh lebih mudah.
Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) A.J. Dwi Winarsa menjelaskan, seluruh seksi Jogja-Bawen ditargetkan selesai pada 2030 dengan progres akumulatif 42 persen. Dia menyebut, lini masa telah diatur sedemikian rupa agar tidak ada kemunduran dari target. "Di Jogja-Bawen tidak diarahkan untuk dibuka fungsional saat lebaran karena secara teknis belum memenuhi," ucapnya.
Baca Juga: Tekan Pengangguran, Kurikulum SMK dengan Dunia Usaha Perlu Terus Diselaraskan
Gibran sendiri datang sekitar pukul 13.10. Selama proses kunjungan di Tol Jogja-Bawen seksi 1 di Banyurejo ini awak media tidak boleh mendekat. Media dibatasi pada jarak sekitar 20 meter dari Gibran melakukan peninjauan.
Selama peninjauan Gibran terlihat berkomunikasi bersama penanggung jawab. Dia juga sempat melambaikan tangan pada masyarakat di seberang Selokan Mataram. Saat selesai melakukan kunjungan sekitar pukul 14.15, dia langsung masuk dalam mobil.
Saat mobilnya melewati awak media yang meminta sesi wawancara, Gibran hanya melambaikan tangan lewat jendela. (del/pra)
Editor : Heru Pratomo