SLEMAN - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melakukan peninjauan pada Stadion Maguwoharjo Sabtu (22/2/2025).
Dalam kesempatan ini dia menyebut peresmian akan dilakukan setelah lebaran.
"Secepatnya diresmikan. Mudah-mudahan setelah lebaran," katanya.
Dia menyebut peresmian ini akan menunggu kesepakatan bersama presiden, PSSI, dan kepala daerah. Pihaknya sendiri hanya sebagai pembangun saja.
"Nanti tergantung presiden berkenannya meresmikan di mana. Dari 22 stadion yang sudah selesai ada 20," tambahnya.
Dody menjelaskan, Stadion Maguwoharjo ini sebenarnya bisa digunakan meski belum diresmikan. Namun, lebih baik menunggu keluarnya Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
"Jadi pada saat difungsikan secara standar sudah layak," tuturnya.
Menurutnya, kondisi stadion sudah bagus. Hal terpenting bisa sesuai dengan standar PSSI dan FIFA.
"Keluar masuknya ambulans dan pemadam kebakaran juga lancar," kata Dody.
Dody mengatakan, Stadion Maguwoharjo ini harus dikerja samakan dengan klub. Sehingga, pemanfaatannya bisa maksimal.
Sebelumnya, Ketua Tim Kerja Pendataan dan Kelayakan Bangunan DPUPKP Kabupaten Sleman Christ Bangun Dwi Samekto menjelaskan, pengajuan SLF stadion tetap melalui prosedur biasa.
Pemohon diminta mengunggah dokumen dan persyaratan di situs SIMBG.
"Bangunan diselesaikan, permohonan diajukan, kami cek kesesuaiannya, baru bisa terbit," tuturnya.
Dia menyebut ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi dalam pengajuan SLF ini, seperti pencahayaan dan sistem pemadam kebakaran.
Untuk stadion sendiri juga ada indikator khusus. Utamanya terkait jalur evakuasi.
"Stadion itu tempat publik. Jadi penonton harus bisa segera keluar kalau terjadi sesuatu," ucapnya.
SLF ini bisa keluar sebulan setelah diajukan, tetapi bisa juga lebih lama tergantung dari kualitas bangunan.
Menurut Christ, DPUPKP menunggu sampai syarat-syarat bisa dipenuhi.
"Nanti ada tim khusus. Dari dinas dan narasumber kami dari UGM beberapa orang," katanya. (del)
Editor : Meitika Candra Lantiva