SLEMAN - Resto Jatikuno kini beralih fungsi menjadi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Sebagai mitra yang melayani program makan bergizi gratis (MBG). Resto yang berada di Wadas, Tridadi ini akan melayani sekolah di wilayah Kapanewon Sleman.
Pemilik Resto Jatikuno Atik Faisal menjelaskan, demi fokus menjadi SPPG, restorannya dia tutup. Di sini pihaknya bekerja sama dengan Yayasan Puspaindah Mitra Kreatif.
"Resto tidak beroperasi lagi. Persiapan kami sudah dari jauh-jauh hari," katanya saat ditemui Senin (17/2/2025).
Terkait tenaga kerja, dia menyebut berasal dari karyawan restoran. Selain itu, mengambil tambahan sejumlah 47 orang dari warga sekitar. "Mereka antusias sekali. Sudah biasa dari katering jadi cekatan," ucapnya.
Sementara soal bahan baku makanan, berasal dari petani sekitar dan Magelang. Atik mengaku, banyak pemasok yang datang menawarkan dagangannya.
"Pada ke sini menawarkan buah, sayur, ikan. Kami ambil yang paling murah dan bagus," ucapnya.
Atik menjelaskan, fasilitas dapurnya juga telah disesuaikan dengan standar dari badan gizi nasional (BGN). Bahkan, dari dinas kesehatan juga telah melakukan pengecekan kualitas air dan memastikan sanitasi.
"Karena punya dapur dan fasilitas yang memenuhi jadi saya daftar saja," tambahnya.
Dia mengatakan, dapurnya ditargetkan bisa memproduksi 3.000 porsi. Namun, untuk hari pertama ini, baru menyediakan 1.895 porsi. "Nanti sekitar tiga hari sampai seminggu baru maksimal," ucapnya.
Untuk menyediakan menu setiap harinya, Atik mengatakan pekerja akan mempersiapkan menu sejak sore hari sekitar pukul 16.00. Sehingga, keesokan harinya pada pukul 07.00 menu sudah siap. "Untuk distribusi kami menyewa dua mobil karena belum siap," kata Atik.
Sementara saat ditanya soal anggaran tiap porsi dan mekanisme pembayaran SPPG dari BGN, dia mengaku belum tahu.
Sementara itu, Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Inf Mohammad Zainollah menjelaskan, kegiatan MBG kali ini menyasar empat SD, dua SMP, dan satu SMA. Menu yang diberikan sendiri berupa nasi, telur, ayam saus barbeque, sayur tumis kol dan wortel, serta susu UHT.
"Ini perdana untuk SPPG Sleman 1 wilayah Kapanewon Sleman," katanya. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita