SLEMAN – Kabupaten Sleman terus mengembangkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG).
Saat ini, sudah ada dua SPPG yang beroperasi dan jumlahnya akan terus bertambah.
Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Inf Mohammad Zainollah menjelaskan, SPPG Caturtunggal yang berlokasi di Jalan Kaliurang km 5,8 telah melayani 2.940 siswa dari 15 sekolah, mulai jenjang TK hingga SMK.
“Dengan jumlah 51 karyawan, termasuk ahli gizi,” katanya, Kamis (13/2/2025).
SPPG kedua yang telah beroperasi berada di Kapanewon Cangkringan, tepatnya di Jalan Raya Merapi Golf No 16.
Unit ini bekerja sama dengan mitra katering swasta dan telah menyediakan makanan bergizi untuk 2.902 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.
“Kami melayani 16 PAUD, 11 TK, 11 SD, 5 SMP, dan 1 MA,” ujar Zainollah.
Seiring bertambahnya dapur, jumlah penerima manfaat juga terus meningkat. Namun, beberapa SPPG masih terkendala syarat administrasi sehingga belum dapat beroperasi.
Salah satu yang segera beroperasi adalah SPPG Mandiri di wilayah Sleman 1, berlokasi di Jalan Turi Km 01.
“SPPG ini akan mulai beroperasi pada 17 Februari 2025, dengan 3.082 penerima manfaat dari 12 sekolah yaitu 1 TK, 8 SD, 2 SMP, dan 1 SMA,” jelasnya.
Selain itu, SPPG baru juga direncanakan di wilayah Sleman 2, tepatnya di Jalan Magelang KM 10.
Pengembangan lainnya termasuk SPPG Mandiri di Kapanewon Ngemplak serta SPPG di Kapanewon Kalasan.
“Target penerima manfaat tiap SPPG berkisar antara 3.000 hingga 3.500 orang. Hingga 12 Februari, sudah ada 5.842 penerima manfaat,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu orang tua murid Titin Firstiningsih berharap, porsi makanan dapat disesuaikan dengan kebutuhan anak.
“Porsi makan anak saya tidak banyak, jadi sering tidak habis semuanya sekaligus,” ungkapnya. (del/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita