Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemangkasan Anggaran Pemerintah Berpotensi Ganggu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata Sleman Arahkan untuk Geser Target Pasar

Delima Purnamasari • Rabu, 12 Februari 2025 | 11:50 WIB

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Kus Endarto
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Kus Endarto
 

SLEMAN - Pemangkasan anggaran pemerintah berpotensi mengganggu sektor perhotelan. Atas kondisi ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman mengarahkan para pelaku usaha untuk menggeser target pasar.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Kus Endarto mengatakan, dampak bagi sektor perhotelan akan cukup terasa lantaran potongan anggaran perjalanan dinas. Dalam kondisi ini dia menekankan pentingnya kolaborasi.

 Baca Juga: Warga Padukuhan Ngepet, Sanden, Bantul Lepas Babi sebagai Bentuk Protes karena Peternakan Babi di Tengah Permukiman

"Target pasarnya agak digeser dulu. Jadi dampaknya bisa diminimalkan," katanya.

Kus menerangkan, perhotelan di Sleman bisa menyasar universitas. Utamanya pada agenda wisuda, dies natalis, hingga temu alumni.

 Baca Juga: Usai Pukul Istrinya Pakai Linggis, Agus Prasetyo Mengaku Sempat Nonton Voli

"Universitas di Sleman ada banyak. Ketika wisuda pasti banyak yang datang dari luar," tambahnya.

 

Menurutnya, perhotelan bisa membuat paket-paket tertentu yang sesuai. Bisa juga mengembangkan fasilitas bernuansa kebudayaan yang lekat dengan Yogyakarta. "Kami akan bantu promosi. Dalam waktu dekat kami juga akan mengajak bertemu para pelaku hotel ini," jelasnya.

 Baca Juga: Pede Tak Telan Kekalahan Ke-13, Mazola: Saya Datang Bukan untuk Curi Uang PSS

Harapannya, pendapatan dari sektor perhotelan tidak menurun. Begitu pula dengan target belanja maupun length of stay dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman sendiri.

 

"Jadi ketika nanti keadannya sudah normal, pendapatannya justru lebih meningkat. Dari perjalanan dinas maupun universitas," jelasnya.

 

Sementara itu, Plt. Kepala BKAD Kabupaten Sleman Tina Hastani mengatakan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) turut terdampak efisiensi ini. Rata-rata setiap OPD terpotong hingga 35 persen.

 

"Ada berbagai program terdampak. Termasuk pertemuan di hotel dan perjalanan dinas," katanya. (del)

 
Editor : Sevtia Eka Novarita
#pelaku usaha #sektor perhotelan #Yogyakarta #Sleman #pemangkasan anggaran #Target Pasar #Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman #wisuda #Universitas