Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sudah lewat Kesepakatan pada 31 Januari 2025, TPST Sendangsari Masih Bau, Ternyata Saluran Air Limbah Menyatu dengan Irigasi

Delima Purnamasari • Kamis, 6 Februari 2025 | 04:15 WIB

 

TERDAMPAK: Warga melintasi spanduk protes bau sampah dari TPST Sendangsari, Minggir, Sleman Rabu (1/1/2025).
TERDAMPAK: Warga melintasi spanduk protes bau sampah dari TPST Sendangsari, Minggir, Sleman Rabu (1/1/2025).
 

SLEMAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman menjanjikan persoalan bau di TPST Sendangsari bisa selesai pada 31 Januari 2025. Namun, hingga kini bau masih dirasakan oleh warga setempat. 

Dukuh Padon Nur Widada mengatakan, saluran air limbah TPST masih jadi satu dengan saluran irigasi pertanian. Sehingga mengganggu warga saat memakai air. "Bau yang ditimbulkan semakin menyengat sampai ke permukiman penduduk," katanya. 

 Baca Juga: Pemilik Apartemen Malioboro City Kembali Demo Tuntut Turunnya SLF, Pemkab Sleman Sebut Siap Fasilitasi

Untuk itu, dia meminta pihak TPST Sendangsari segera menindaklanjuti dampak yang ditimbulkan. Baik itu kesehatan, ketentraman, maupun kenyamanan. "Hari ini serasa semuanya sudah dirampas oleh keberadaan TPST," ucapnya. 

Apabila tidak ada solusi dalam masalah ini, Nur atas nama warga memohon agar TPST Sendangsari dipindah ke tempat yang jauh. Misalnya, di tepi Kali Progo. 

 Baca Juga: Inilah Penampilan Justin Bieber Setelah Disebut akan Comeback Karena Butuh Uang

Sementara warga di sekitar TPST Sendangsari Zaenuri menyebut, kembali baunya TPST ini membuat warga berhak protes lagi. Sebenarnya kalau pun bau hanya sedikit mereka akan toleran. 

"Tapi ini masih menyengat dan sering muncul. Terpaksa kami bergerak lagi," ucapnya. 

Dia menyebut, warga sempat berkoordinasi dengan pengelola TPST pada 31 Januari lalu. Pengelola menyampaikan permohonan maaf. 

"Bilangnya kalau menghilangkan tidak bisa. Mampunya hanya mengurangi bau," ucapnya. 

 Baca Juga: Pemerintah Indonesia Berupaya Pulangkan Predator Seks Reynald Sinaga, Terpidana Kasus Pelecehan Seksual di Inggris

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman Epiphana Kristiyani menjelaskan, pihaknya masih berusaha menangani persoalan bau. Dia menyebut reaktor belum dipasang karena belum terhubung dengan ducting

 

"Kalau sudah tersambung baru kami uji coba. Rencananya minggu depan," katanya saat ditemui di Kantor DLH Sleman Rabu (5/2/2025). 

Dia berharap, udara dari 24 blower nantinya bisa masuk ke cerobong. Selanjutnya, bisa diatasi dengan absorben yang dipasang dalam cerobong itu. 

 Baca Juga: SMA Negeri 2 Wates Kulon Progo Sukses Menggelar Konsultasi Parenting Hingga Unjuk Karya Tonjolkan BudayaSiswa

"Kami juga kesulitan karena tidak punya pengalaman mana yang bisa dicontoh. Kami berupaya menangani, sudah diupayakan apapun dan dicegah," tandasnya. (del/eno) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#warga #Dinas Lingkungan Hidup (DLH) #Sleman #Minggir #TPST #kali progo #irigasi pertanian #TPST Sendangsari #bau #saluran #air limbah