Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ruas Jalan Tangisan-Blaburan di Kapanewon Tempel Rusak, Warga Lakukan Penimbunan Mandiri, Padahal Jadi Tanggung Jawab Pelaksana Tol Jogja-Bawen

Delima Purnamasari • Senin, 27 Januari 2025 | 04:07 WIB

 

 

GOTONG ROYONG: Warga saat melakukan pengurukan jalan rusak di ruas Jalan Tangisan-Blaburan, Tempel Sabtu (25/1/2025) malam.
GOTONG ROYONG: Warga saat melakukan pengurukan jalan rusak di ruas Jalan Tangisan-Blaburan, Tempel Sabtu (25/1/2025) malam.

SLEMAN - Ruas Jalan Tangisan-Blaburan di Kapanewon Tempel mengalami kerusakan. Untuk itu, warga Kalurahan Banyurejo melakukan penimbunan mandiri pada Sabtu (25/1/2025) malam. 

Jagabaya Kalurahan Banyurejo Irwan Darmanta menjelaskan, jalan tersebut merupakan kewenangan dari pemerintah provinsi (pemprov). Namun, ketika terjadi kerusakan, akan diperbaiki oleh pihak pelaksana Tol Jogja-Bawen. 

 Baca Juga: Menang atas PSPS Pekanbaru, PSIM Puncaki Klasemen Grup X, Erwan Hendarwanto Kalahkan Aji Santoso

"Tidak tahu detail kerja samanya, tapi yang jelas memang ada lalu lintas di luar kebiasaan karena kendaraan tol," katanya saat dihubungi Minggu (26/1/2025). 

Menurut Irwan, sebenarnya pelaksana tol telah melakukan perbaikan di ruas jalan ini. Namun, ada ruas sekitar 20-30 meter yang belum dilakukan perbaikan. 

 Baca Juga: Sajian Khas Sambut Tahun Baru Imlek, Produsen Kue Keranjang kebanjiran Pesanan

Hal ini lantaran jalan tersebut tergenang air. Jalan ini lebih rendah dari area persawahan di sisinya. Selain itu, saluran airnya juga rusak. Air dari sawah kerap meluber hingga jalan. 

"Dulu pernah diaspal oleh pengelola tol, tapi jebol lagi," katanya. 

 Baca Juga: Sebanyak 83 Wasit, Juri, dan Pelatih Karate Se-DIY Ikuti Pelatihan, Ini Target Yang Ingin Dicapai FORKI DIY

Meski ruas jalan tidak panjang, Irwan menjelaskan kondisinya membahayakan. Termasuk ada lubang dengan kedalaman sekitar 20 centimeter. Beberapa waktu lalu, pemuda juga sempat berswafoto seakan-akan memancing di lubang tersebut. "Ada yang sampai jatuh. Apalagi kurang penerangan jalannya juga," tambahnya. 

 

Menurut Irwan, pengurukan swadaya ini adalah solusi darurat saja. Jadi, dilakukan menggunakan batu dan pasir. Harapannya bisa jadi solusi sementara. "Harapannya bisa dibuat saluran air. Gorong-gorong yang mampet juga dipulihkan kembali," tandasnya. 

 

Sementara itu, Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga DPUP-ESDM DIY One Sigit Hermanto membenarkan, selama pembangunan tol maka perbaikan ruas jalan ini menjadi tanggung jawab pelaksana Tol Jogja-Bawen. Khususnya dalam hal perbaikan kerusakan perkerasannya. 

 Baca Juga: Musim Menetas, Damkarmat BPBD Kulon Progo Menerima Sejumlah Laporan Ular Masuk ke Rumah Warga

"Sayangnya kondisi diperparah dengan luapan air sawah dan drainase yang tidak memadai," katanya. 

 

Pada tahun ini, direncanakan pembuatan saluran untuk melancarkan drainase. Sehingga, pelaksana tol bisa memperbaiki perkerasannya. "Tapi saat ini kami belum berkontrak karena anggaran masih ditahan oleh kementerian," tambahnya. 

 

One menjelaskan, belum bisa memberikan kepastian pelaksanaan pembuatan saluran. Namun, ketika sudah dapat kontrak dia mengaku akan memprioritaskan penanganan saluran ini. (del/eno) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#rusak #Kapanewon Tempel #penimbunan #diperbaiki #kerusakan #Lalu Lintas #Kalurahan Banyurejo #tol jogja-bawen #pemprov #pemerintah provinsi #Ruas Jalan Tangisan Blaburan #pengelola tol #jalan