Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Makan Bergizi Gratis Kabupaten Sleman Hari Pertama, Ini Yang Dikelukan Para Siswa dari Menunya

Delima Purnamasari • Senin, 13 Januari 2025 | 18:51 WIB

 

Pelaksanaan program MBG di Kabupaten Sleman hari pertama
Pelaksanaan program MBG di Kabupaten Sleman hari pertama
SLEMAN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sleman sudah dilaksanakan pada Senin (13/1).

Di sini Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Caturtunggal menyediakan 1.239 porsi makanan.

Menu yang disediakan berupa nasi putih, ayam goreng, tumis kacang panjang dengan wortel, tahu, pisang, serta susu.

Berdasarkan pantauan Radar Jogja di SD Negeri Sinduadi Timur makanan datang pada pukul 09.20 dan baru selesai pada pukul 10.23. Untuk distribusi dan pengembalian tempat makan dilakukan oleh petugas, dibantu guru, dan murid.

Para siswa terlihat menikmati makanan yang disajikan. Namun, beberapa menyisihkan dan tidak mau makan sayur yang disediakan.

Salah satunya adalah Destian Fahri. Dia mengaku sayurnya tidak enak. "Sukanya ayam dan susunya," ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Marvelian Atriandra. Dia mengaku menyisakan sayur karena tidak menyukai sayur tumis.

"Sukanya sayur sop," ujar siswa kelas empat ini.

Sementara itu, Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Inf Mohammad Zainollah menjelaskan, pada hari pertama ini SPPG Caturtunggal baru bisa menyasar delapan sekolah.

Terdiri dari dua TK, yakni TK Among Siwi dan TK Amal Kartini.

Selanjutnya lima SD, yakni SDIT Yaa Budaya, SD N Sinduadi Timur, SD N Pogung, SD N Caturtunggal 1, SD Caturtunggal 3 . Serta ada satu SMP yakni SMP N 5 Depok.

"Jadi awalnya total ada 1.312 siswa, tapi konfirmasi terakhir jadi 1.239," ujarnya.

Zainollah menyebut, anggaran tiap porsinya sebesar Rp 10 ribu. Dengan sekitar 400 kalori untuk TK dan SD, sementara siswa SMP 600 kalori.

"Saya rasa layak banget dan cukup untuk bertahan sampai siang. SPPG berupaya maksimal," jelasnya.

Terkait siswa yang enggan memakan sayur, Zainollah menyebut karena para siswa belum terbiasa. Dia sendiri menyebut belum ada evaluasi terkait pelaksanaan MBG hari pertama ini.

"Mungkin di rumahnya itu belum diajak agar suka makan sayur," ujarnya.

Plt. Kepala SD Negeri Sinduadi Timur Haryanto menyebut, total siswanya ada 167. Dia mengatakan para siswa antusias, hanya saja salah satu yang perlu dievaluasi adalah terkait jam makan.

"Istirahat pertama pukul 09.30 sampai 09.45. Karena waktu makan mengurangi jam pelajaran, maka akan ada evaluasi lebih lanjut," katanya. (del)

Editor : Bahana.
#Mbg #Sleman #Kabupaten Sleman #Program Makan Bergizi #makan bergizi