SLEMAN - Ibarbo Park menjadi salah satu destinasi viral selama libur di Kabupaten Sleman. Kunjungannya pernah mencapai 9.200 orang dalam sehari.
Ibarbo Park sendiri berada di daerah Medari, Jalan Magelang Km 14, Jetis, Caturharjo, Kapanewon Sleman. Wisata ini buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 20.00.
Saking ramainya wisata ini, Jalan Magelang pun sempat tersendat, bahkan tak jarang macet terutama dari arah Jogja. Sementara warga sekitar turut membuka lahan parkir dan berjualan di sekitar destinasi.
General Manager Ibarbo Park Ajris Sufata mengatakan, rata-rata kunjungan harian Ibarbo Park selama Nataru sebesar 7.000 orang. Sementara kunjungan tertinggi mencapai 9.200 orang yang terjadi pada 25 Desember 2024.
"Kami mengusung taman wisata dengan konsep one stop leisure. Kami ingin jadi taman wisata dan pusat oleh-oleh terbesar di Jogjakarta," ucapnya.
Wisata dengan luas 4,5 hektare ini menjadi wadah lebih dari 100 UMKM. Di dalamnya juga terdapat berbagai wahana seperti kuda poni, mini train, hingga kereta kencana.
Menurut Ajris, viralnya Ibarbo Park lantaran adanya fun town atau kota kartun yang menjadi spot favorit untuk membuat konten di media sosial. Destinasi ini membawa konsep luar negeri dan menjadi yang pertama ada di Indonesia.
"Kalau restoran semua punya. Tempat oleh-oleh pilihan lain ada. Tapi kota kartun, enggak ada selain di sini," ucapnya.
Keunikan lainnya adalah Aviary Kingdom. Di sini pengunjung bisa langsung bersentuhan dengan hewan unggas dan mamalia yang tidak berbahaya.
Ajris menjelaskan, wahana ini memang mengusung konsep edukasi dan memberi pakan secara langsung. "Biayanya masuknya cukup Rp 30 ribu saja. Kalau akhir pekan dan libur Rp 35 ribu," jelasnya.
Dia mengatakan Ibarbo Park juga menyediakan tiket terusan yang lebih hemat sebesar Rp 60 ribu. Sementara saat akhir pekan sebesar Rp 65 ribu.
Ajris sendiri optimistis Ibarbo Park bisa terus konsisten didatangi para wisatawan. Dia menjelaskan, strategi yang dibawa adalah dengan menambah wahana baru.
Salah satu yang baru ditambah adalah Splash World, yakni kolam balon untuk anak-anak. "Kami juga optimalkan show-nya. Jadi wisatawan datang karena ingin melihat salju dan aksi DJ," ucap Ajris. (del/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita