SLEMAN - Bank Sleman mencatatkan tren positif selama 2024. Total asetnya meningkat lima persen dibanding tahun sebelumnya dan kini mencapai Rp 1,06 triliun.
Direktur Utama Bank Sleman Dandung Sriyadi juga menyampaikan, untuk dana pihak ketiga baik itu tabungan maupun deposito mencapai Rp 728 miliar. Selanjutnya, kredit yang diberikan sejumlah Rp 750 miliar, dan laba sebesar Rp 22 miliar.
"Laba meningkat Rp 1,5 miliar dibanding tahun kemarin. Jumlah penabung juga semakin banyak," katanya dalam kegiatan penarikan hadiah tabungan mutiara Bank Sleman periode XVII Jumat (10/1/2025).
Dandung juga menjelaskan, Bank Sleman terus berinovasi untuk meningkatkan layanannya pada masyarakat. Salah satunya adalah anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Sleman.
"Kami satu-satunya bank milik pemerintah daerah yang diberi izin untuk menerbitkan kartu ATM dan mendistribusikannya. Ini sesuatu yang membanggakan," jelasnya.
Dia juga menjelaskan, telah menempatkan mesin ATM dan Cash Recycle Machine (CRM) pada lima titik lokasi. Selain itu, ATM Bank Sleman juga dapat diakses di seluruh layanan yang tergabung dalam jaringan Alto dan Prima. "Ke depan kami mau mengembangkan untuk QRIS dan M-banking," katanya.
Kegiatan penarikan hadiah tabungan mutiara Bank Sleman sendiri merupakan layanan yang diberikan untuk nasabah setia. Bahkan pengundian hadiah ini dapat menimbulkan efek ganda. Mulai dari peningkatan nasabah, simpanan, realisasi kredit, peningkatan pendapatan, dan muaranya akan berpengaruh langsung pada sektor riil di Bumi Sembada.
"Saya harap dengan adanya undian ini bisa jadi daya tarik masyarakat untuk menabung dan berinvestasi," ucap Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita