Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Warga Keluhkan Bau Tak Sedap TPST Sendangsari, Pengelola Sebut Akan Diatasi Maksimal 31 Januari

Delima Purnamasari • Senin, 6 Januari 2025 | 02:59 WIB
JADI MASALAH: TPST Sendangsari yang diprotes warga karena bau tak sedap.Warga berharap segera ada solusi terhadap penanganan sampah di TPST ini.
JADI MASALAH: TPST Sendangsari yang diprotes warga karena bau tak sedap.Warga berharap segera ada solusi terhadap penanganan sampah di TPST ini.

 

 

 

SLEMAN - TPST Sendangsari dikeluhkan oleh warga lantaran menyebabkan bau tidak sedap. Pengelola menyebut persoalan ini akan segera diselesaikan. Warga turut memasang baliho dengan berbagai tulisan protes pada Rabu (1/1) lalu. Mulai dari "Polusi sampahmu sangat mengganggu warga," "Jangan bunuh kami dengan bau dan asapmu wahai TPST", hingga "Mana janjimu jare ra mambu?"

 Pengelola TPST Sendangsari Budi Santoso menilai, bau sampah masih biasa. Hanya saat terbawa angin intensitas bau relatif meningkat. Namanya sampah tentu ada baunya. “Tapi menurut saya sudah banyak berkurang," tuturnya. Menurut Budi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman terus berusaha untuk menekan bau yang timbul. Selain itu, maksimal 31 Januari persoalan ini akan diselesaikan. 

 Di sisi lain, dia menilai TPST membawa banyak sisi positif. Utamanya menyediakan tenaga kerja karena sekitar 60 orang berasal dari warga sekitar. 

 Baca Juga: Pembangunan TPST Donokerto Ditarget Selesai Sebelum 20 Desember 2024, Segini Besaran Biaya Yang Akan Dihabiskan?

Salah satu warga sekitar TPST Sendangsari Zaenuri turut mengonfirmasi tenggat waktu ini. Hal tersebut dibahas dalam pertemuan antara warga dan DLH pada Jumat (3/1). Warga menghormati dan menyepakati. Tapi baliho tetap dipasang.

 

Dalam pertemuan tersebut disebutkan akan dipasang beberapa alat yang dapat mengurangi bau. Misalnya, blower dan reaktor pengolah sampah. Kalau nanti setelah tenggat waktu masih ada bau, warga akan mencoba lewat pengadilan.

Dia mengatakan dalam pertemuan tersebut juga dijelaskan hasil uji bau yang hasilnya masih di bawah ambang batas dan tidak membahayakan. Namun, dia menilai tes tersebut tidak valid lantaran hanya dilakukan selama dua hari. Padahal, bau dari TPST tidak memiliki jadwal. "Kalau pun tidak membahayakan kesehatan, tapi mengganggu kenyamanan kami," ucapnya. 

 Baca Juga: Buka Usaha Kuliner Dihinggapi Lalat, Warga Dusun Nglerep Magelang Tolak Rencana Pembangunan IPLT di TPST Pasuruhan

Radar Jogja mencoba melakukan konfirmasi pada Kepala DLH Kabupaten Sleman Epiphana Kristiyani. Namun, hingga berita ini diunggah Epiphana belum memberikan konfirmasi. (del/din)

 

Editor : Din Miftahudin
#warga protes #Sleman #TPST #sendangsari #DLH Sleman #Sampah