SLEMAN - Sebanyak 700 anggota pramuka penegak di Kabupaten Sleman diajak merayakan tahun baru di Lapangan Pemda Sleman. Kegiatan ini disebut jadi upaya menghindarkan mereka dari berbagai praktik kenakalan remaja.
Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Kabupaten Sleman Deva Aditya Noor Alif menjelaskan, acara ini merupakan bagian dari pengembaraan akhir tahun (Barata) ke-39. Acara ini diselenggarakan sejak 28 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025.
"Kami sudah siapkan serangkaian kegiatan untuk Malam Wirapati ini. Dibuka dari Saka Pariwisata dengan pentas karawitan," ucap Deva.
Dia menyebut, kegiatan utamanya adalah final kompetisi pentas seni dengan tema potensi wisata Sleman. Selain itu, ada fashion show menggunakan kostum yang dibuat dari barang bekas.
"Puncaknya kami ada bintang tamu untuk dangdutan dan akan ada pesta kembang api," tambahnya.
Deva menyebut, seluruh kegiatan ini berfungsi untuk mempererat tali persaudaraan para anggota pramuka. Selain itu, mencegah mereka dari praktik kenakalan remaja, seperti minum minuman beralkohol dan klithih.
"Intinya guyub bareng dan tidak melakukan hal-hal yang negatif ketika malam tahun baru," ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Susmiarto menuturkan, kegiatan Barata memiliki makna istimewa. Bukan hanya sebagai tradisi tahunan, tetapi momen untuk memupuk kecintaan pada budaya lokal.
"Semangat kebersamaan juga jadi modal untuk kemajuan Kabupaten Sleman," ucapnya saat memberi sambutan pada Malam Wirapati.
Dia menilai, pergantian tahun baru adalah momentum untuk memperbarui semangat. Susmiarto berharap seluruh elemen bisa terus berkarya demi kemajuan Pramuka Kabupaten Sleman. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita