SLEMAN - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sleman terus berupaya untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba. Salah satunya dengan melakukan upaya pencegahan.
Kepala BNN Sleman Kombes Pol Teguh Tri Prasetya menjelaskan, upaya pemberantasan memang harus diimbangi dengan pencegahan agar memberi dampak maksimal. Hal ini dilakukan dengan berbagai program advokasi dan edukasi.
"Kami lakukan advokasi program ketahanan keluarga. Ini dilakukan di dua desa bersinar, yakni Kalurahan Sinduharjo dan Kalurahan Sinduadi," katanya.
Teguh mengatakan, BNN Sleman juga melaksanakan program ketahanan keluarga anti narkoba dengan melibatkan sepuluh pasang keluarga. Program ini terfokus pada kemampuan pengasuhan orang tua, peningkatan resiliensi anak, dan penurunan perilaku negatif anak.
Baca Juga: PSIM Jogja Umumkan secara Resmi Memutus Kontrak Pemain Tengah U-21 Frezy Al-Hudaifi
Selain itu, BNN Sleman melaksanakan program pembentukan remaja teman sebaya antinarkotika dengan melibatkan sepuluh anak usia 12-15 tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya tangkal remaja terhadap pengaruh buruk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
"Dilaksanakan juga pemberian informasi melalui media cetak, televisi daerah, dan radio yang ada di wilayah Kabupaten Sleman," katanya.
Baca Juga: Longsor di Clapar Berdampak Pada Pelayanan Air Bersih, Pipa PDAM Tirta Binangun Rusak
Teguh menilai, keikutsertaan masyarakat dalam upaya pencegahan memang begitu penting. Sehingga, BNN Sleman telah membentuk pegiat antinarkoba berjumlah 60 orang. Terdiri dari 30 orang di lingkungan pendidikan dan 30 orang dari kelompok masyarakat.
"Pada tahun ini kami juga telah melaksanakan tes uji narkotika pada 646 orang dan didapatkan satu orang terindikasi positif. Lalu ditindaklanjuti dengan proses asesmen di Klinik Pratama Sembada Bersinar," jelasnya.
Dia mengatakan, jumlah sasaran penerima kegiayan sosialisasi selama 2024 sebanyak 38.580 orang. Karena itu, dia berharap kesadaran masyarakat bisa lebih meningkat.
"Penyalahgunaan narkoba mengakibatkan kematian, menghancurkan kehidupan keluarga, dan hubungan sosial di masyarakat," ucapnya. (del)
Editor : Sevtia Eka Novarita