SLEMAN - Guru-guru di Kabupaten Sleman tengah dilakukan penilaian kinerja. Untuk itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman berharap ini dijadikan momentum untuk meningkatkan kompetensi.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Ery Widaryana menjelaskan, penilaian ini dilakukan setiap tahun dan berakhir pada 31 Desember mendatang. Dia menilai dalam evaluasi ini kreativitas dan inovasi setiap guru jadi bisa terlihat.
Di sini guru akan dinilai oleh kepala sekolah. Sementara kepala sekolah dan pengawas akan dinilai oleh kepala dinas melalui tim penilai.
Baca Juga: Gelapkan Sepeda Motor Rental, Warga Sedayu Bantul Ditangkap Polisi
"Kami berharap evaluasi ini bisa memacu guru semakin kreatif dan meningkatkan kompetensinya," ucapnya.
Dia mengatakan di sini ada empat indikator penilaian. Mulai dari kepribadian, pedagogi, sosial, dan profesional. Dia yakin penilaian para guru di Kabupaten Sleman akan memberikan hasil yang baik. Terlebih, untuk aspek profesional dan pedagogi.
"Saya kira yang perlu ditingkatkan adalah aspek kepribadian dan sosial khususnya bagi mereka yang bukan lulusan pendidikan," ucap Ery.
Meski demikian, dia mengatakan agar para guru tidak hanya terpaku pada penilaian ini. Sebab, yang terpenting adalah komitmen untuk membimbing para siswa. Bagi mereka yang memiliki nilai kurang, Ery mengatakan bisa mengikuti berbagai pelatihan dan bimbingan teknis yang diselenggarakan dinas pendidikan.
"Ketugasan guru itu ada tujuh. Mulai dari mendidik, mengajar, membimbing, melatih, mengarahkan, menilai, hingga mengevaluasi," katanya.
Ery sendiri menuturkan ketugasan tersebut memang berat. Namun, berfungsi menjadikan peserta didik memiiki kompetensi yang kuat. Selain itu, berkarakter baik.
"Maju tidaknya sebuah sekolah itu sangat tergantung guru dan kepala sekolahnya," ucapnya. (del)
Editor : Sevtia Eka Novarita