SLEMAN - Dalam dunia digital, informasi bisa diakses secara bebas. Untuk itu, Forum Anak Kabupaten Sleman menegaskan pentingnya Informasi Layak Anak (ILA).
Ketua Forum Anak Sleman Nabila Nasywa Arinda menuturkan, informasi di media digital sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Terlebih, banyak anak sejak tingkat TK atau SD sudah dibiasakan menggunakan gadget.
"Bahkan juga banyak balita yang kalau makan harus dengan melihat HP. Itu akan terbawa hingga dewasa," ucapnya.
Menurut Nasywa, salah satu yang jadi perhatian adalah masifnya konten pornografi. Termasuk di media sosial dengan kemudahan membuat, bahkan memanipulasi akun.
Dia menilai paparan konten-konten negatif bisa banyak berdampak buruk. Mulai dari meningkatkan kejahatan anak, melahirkan praktik kekerasan fisik maupun seksual, bahkan adanya kasus penipuan terhadap anak.
"ILA ini sudah kami bawa dalam Musrenbang yang dihadiri forum anak tiap-tiap kapanewon," ucapnya.
Nasywa sendiri menegaskan, dalam persoalan anak pihaknya hanya bisa berupaya dengan menggencarkan sosialisasi. Kegiatan pemberian informasi ini tidak hanya dilakukan secara langsung di wilayah dengan jumlah kasus tinggi. Namun, lewat media digital.
Baca Juga: Mengenal Enggista Hendriko Delano, Berhasil Jadi Wisudawan Doktoral Termuda UNY di Usia 25 Tahun
"Persoalan anak khususnya kekerasan umumnya terjadi karena komunikasi yang kurang baik antara orang tua dan anak," ucapnya.
Oleh sebab itu, dia mengimbau orang tua dan lingkungan terdekat dari anak bisa memberikan contoh perlakuan yang baik. Termasuk ketika ingin mendisiplinkan anak saat melakukan kesalahan.
"ILA ini akan terus kami suarakan dan jadi prioritas dari Forum anak," ucapnya. (del)
Editor : Sevtia Eka Novarita