SLEMAN - Sebuah truk bermuatan pasir dan seng mengalami kecelakaan tunggal amblas di resapan air di JL. Perumnas, Keropoh, Sleman, Condongcatur, Sleman pada, Sabtu (7/12) dini hari. Insiden ini langsung ditindaklanjuti oleh tim Pammat Subdit Gasum Disamapta Polda DIJ.
Kejadian tersebut terjadi pada pukul 01.30 WIB. Regu 3 Sie Pammat yang telah mendapat laporan dari salah satu relawan FKBN langsung datang menuju lokasi untuk mengevakuasi truk yang amblas di resapan air tersebut.
"Sebelumnya sudah dilakukan upaya untuk mengeluarkan truk dari resapan air itu. Akan tetapi truk belum bisa terangkat karena keterbatasan alat. Kemudian pelapor menghubungi piket Pammat Subdit Gasum Disamapta Polda DIJ untuk penbantuan alat agar dapat terevakuasi," lontar Pendamping Regu 3 Sie Pammat Subdit Gasum Polda DIJ Bripka Andi Wiratno.
Setibanya di lokasi, personel Pammat Subdit Gasum Disamapta Polda DIJ kemudian melaksanakan assessment dan koordinasi dengan pemilik truk. Lalu para personel mencoba mendongkrak truk yang amblas menggunakan dongkrak lukas dibantu dengan balok kayu sebagai pengganjal.Selain itu personel juga menggunakan dongkrak weber rescue sebagai back up.
Setelah body terangkat kemudian personel mendongkrak ban secara perlahan sembari mengisi rongga ban yang sudah terangkat menggunakan pasir dan kerikil. Setelah truk terangkat dan dirasa pada posisi stabil personel memberikan balok pengganjal agar ban truk tidak kembali ke posisi semula."Pengemudi mencoba memajukan truk dengan winch sebagai backup sehingga truk dapat terevakuasi. Setelah evakuasi selesai personel melakukan pengecekan ulang terkait alat yang telah digunakan," jelas Andi.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut. Truk juga dapat terevakuasi tanpa mengalami kerugian yang berarti."Kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar. Personel menggunakan APD dan menerapkan SOP kerja guna meminimalisir resiko dari kecelakaan kerja," kata Andi. (ayu).
Editor : Din Miftahudin