Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Berawal dari Temuan Dompet Mengambang, Pemancing Ditemukan Meninggal di Dam Lengkong Sleman Usai Seharian Hilang

Gregorius Bramantyo • Rabu, 4 Desember 2024 | 03:38 WIB
Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban di Sungai Sempor, Trimulyo, Sleman, Selasa (3/12/2024).
Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban di Sungai Sempor, Trimulyo, Sleman, Selasa (3/12/2024).

 

SLEMAN - Seorang pria bernama Kristanto, 26, ditemukan tewas di Dam Lengkong Sungai Sempor, Polowidi, Kalurahan Trimulyo, Kabupaten Sleman, Selasa (3/12/2024). Korban diduga tenggelam ketika sedang memancing di sungai tersebut sehari sebelumnya.

Koordinator Unit Siaga Basarnas Sleman Dedi Prasetya mengatakan, kejadian berawal pada Senin (2/12/2024) sekitar pukul 11.00. Saat itu ada empat orang yang sedang memancing di Dam Lengkong.

Kemudian sekitar pukul 15.00, datang tiga orang lainnya, termasuk korban, yang menyusul memancing. Korban kemudian meminjam pancing temannya untuk memancing di lokasi terpisah.

 Baca Juga: Satu Poin Melayang Gara-Gara Betinho Gagal Lakukan Eksekusi Pinalti, PSS Sleman Semakin Terpuruk usai Dibekuk Dewa United 1-2

Namun saat itu, rekan-rekan korban tidak tahu jika korban sudah pindah lokasi memancing sekitar pukul 17.00. Hingga pukul 18.00, mereka terus mencari keberadaan korban.

"Lalu ditemukan dompet milik korban di sekitar area dam dalam posisi mengambang di grojogan sebelah timur," kata Dedi, Selasa (3/12/2024).

 Baca Juga: Kota Jogja Juara Umum Kejurda Judo 2024, Ajang Pengda PJSI DIY untuk Melakukan Seleksi Para Pejudo DIY

Selanjutnya, temuan beberapa barang milik korban dilaporkan ke kepolisian setempat. Menerima laporan itu, polisi bersama Basarnas langsung mendatangi lokasi kejadian.

Tim SAR gabungan langsung menerjunkan beberapa search and rescue unit (SRU) untuk mencari korban. Tim SRU 1 melakukan pencarian menuju lokasi kejadian awal untuk melakukan penyelaman. Sementara SRU 2 melakukan penyisiran dari dari lokasi kejadian awal menuju ke hilir sejauh dua kilometer. Lalu SRU 3 melakukan pencarian dengan menggunakan drone.

Pencarian hari kedua pada Selasa (3/12/2024) dimulai pukul 08.00. Sekitar pukul 08.50 proses pencarian membuahkan hasil. “Jasad korban ditemukan 25 meter ke arah barat dari lokasi kejadian awal," ujar Dedi.

 Baca Juga: Ribuan Surat Undangan Pilkada Bantul 2024 Dikembalikan, Bawaslu Bantul Sebut KPU Harus Bisa Tanggung Jawab soal Alasan Pengembaliannya

Atas temuan ini, jasad korban diserahkan ke pihak kepolisian dan dievakuasi ke Puskesmas Pembantu Nyaen.

 

Kapolsek Sleman Kompol Khabibulloh mengungkapkan, korban merupakan warga Relokasi Pelem Ngandong, Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi.

Dari hasil pemeriksaan, korban dipastikan meninggal karena tenggelam. Selain itu, terdapat luka di pelipis korban akibat benturan benda keras. "Murni tenggelam, di pelipis ada luka sobek diduga benturan benda keras. Selain itu, di TKP juga ditemukan bekas jejak kaki terpeleset," jelasnya.

 Baca Juga: Setelah Diberikan Pelatihan, Dewan Pengurus Daerah Paguyuban Panatacara Yogyakarta Kabupaten Sleman Gelar Lomba Pranatacara untuk Anak Muda

Selain dompet dan sandal, petugas juga menemukan sebuah handphone, senar, kunci sepeda motor, dan sebungkus rokok milik korban di lokasi kejadian.

“Jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga pukul 10.27 dan dibawa pulang ke rumah duka. Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut,” ujar Khabibulloh. (tyo)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Kapanewon Turi #kepolisian #Tewas #tim sar gabungan #jejak kaki #penyisiran #grojogan #Kalurahan Girikerto #jenazah #keluarga #memancing #Tenggelam #bekas #lokasi #pria #search and rescue unit #SRU #korban #tkp #jasad #Polowidi #Puskesmas Pembantu #Bernama #Basarnas Sleman #drone #Area #Seorang #Sungai sempor #pelipis #Dam Lengkong #Relokasi Pelem Ngandong #Kabupaten Sleman #dompet #Kalurahan Trimulyo #pancing #sungai #Diduga #kejadian