SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman menyerahkan bantuan gamelan dan alat musik pada 70 kelompok kesenian. Hal tersebut sebagai bentuk dukungan pada pengembangan kebudayaan. Penyerahan sendiri dilakukan di Balai RW 23, Padukuhan Panggungsari, Sariharjo, Ngaglik pada Sabtu (30/11/2024) malam.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Edy Winarya menuturkan, ada berbagai jenis kelompok yang menerima hibah. Di antaranya, 14 kelompok jathilan, 11 kelompok hadroh, 8 kelompok kubro, 3 kelompok campursari, 10 kelompok bregodo, 2 kelompok badui, dan 22 kelompok karawitan.
Baca Juga: BPBD Gunungkidul Catat 104 Titik Dampak Bencana pada November 2024
"Hibah gamelan dan alat musik ini didanai oleh Dana Keistimewaan DIY," ujarnya.
Edy berharap, bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sehingga, kesenian dan kebudayaan tradisional di wilayah masing-masing bisa semakin berkembang.
Baca Juga: Pilkada 2024 di Purworejo, Rekapitulasi Suara di Tingkat Kecamatan Berlangsung hingga 2 Desember
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa yang menyerahkan hibah secara simbolis mengaku, turut berbahagia dengan penyerahan ini. Dia berharap, hibah ini dapat menjadi motivasi untuk lebih memajukan dan mengembangkan seni budaya di Kabupaten Sleman.
"Pemberian hibah gamelan dan alat musik ini merupakan wujud kepedulian sekaligus dukungan Pemkab Sleman kepada para komunitas atau kelompok budaya," kata Danang.
Dia juga mendorong masyarakat, khususnya generasi muda untuk lebih mengutamakan kesenian tradisional dibandingkan budaya lain. Dengan demikian, budaya asli bisa terus lestari dan terus menjadi bagian dari jati diri bagi bangsa.
"Jadikan gamelan dan alat musik ini sebagai sarana bagi generasi muda untuk terus berkarya dan menginspirasi. Selain itu, mempromosikan seni budaya di tingkat lokal hingga internasional," katanya. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita