SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman tengah menyelenggarakan pameran potensi daerah selama 10 hari, sejak 1-10 November di Kompleks Lapangan Denggung dan Gedung Serbaguna. Melalui kegiatan ini, diharapkan omzet yang diperoleh bisa mencapai Rp 1 miliar.
Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Sleman Siti Istiqomah Tjatur Sulistijaningtyas menuturkan, target perputaran uang tersebut diharapkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat Sleman. "Dengan mengetahui omzet yang didapatkan dari pameran ini, bisa dilihat juga daya beli masyarakat Sleman, apakah menurun atau tidak," jelasnya.
Sementara untuk jumlah pengunjung, dia menargetkan bisa mencapai 3.000 orang setiap harinya. Nantinya akan dilakukan pencatatan jumlah pengunjung untuk mengetahui angka tersebut. "Jadi bisa untuk mengevaluasi kinerja pemerintah dan kondisi ekonomi masyarakat saat ini," tambahnya.
Untuk mencapai berbagai target tersebut, telah disiapkan berbagai kegiatan setiap harinya. Mulai dari pameran produk unggulan sebanyak 240 stan, pawai pembukaan dengan kirab budaya, aneka lomba, workshop, hiburan, hingga Sleman bersalawat.
Baca Juga: Tahanan Polres Kebumen Bakal Ikut Nyoblos di TPS Terdekat pada Pilkada 2024 27 November Mendatang
Menurut Siti, kegiatan tidak akan efektif jika hanya diselenggarakan satu atau dua hari. Pengunjung tak akan bisa menjelajahi berbagai potensi Sleman yang begitu banyak. "Hanya ini agenda yang dilaksanakan lebih dari tujuh hari. Harapannya jadi kegiatan yang tersinergi untuk semua stakeholder," ucapnya.
Siti berharap, durasi kegiatan ini cukup untuk membuat potensi di seluruh Kabupaten Sleman bisa terangkat. Selanjutnya, bisa menjadi ajang membuka peluang kerja sama dan investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. "Dengan iringan doa dan semangat, InsyaAllah optimis bisa mencapai target-target tadi," tandasnya.
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM Dian Ratnawati mengaku, dorongan pemerintah memang sangat diperlukan untuk mengembangkan usaha. Terlebih, persaingan usaha saat ini begitu ketat. "Dulu saya punya kios, tapi karena banyak saingan sekarang buat sesuai pesanan saja," ucapnya. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita