Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Asosiasi Perusahaan Cleaning Service Indonesia Dorong Anggota Bekerja Profesional, Jujur, dan Bertanggung Jawab

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 29 Oktober 2024 | 00:44 WIB
Rapat kerja daerah Asosiasi Cleaning Service Indonesia (Apklindo) DIY di Grand Sarila Hotel Depok Sleman, Senin (28/10/2024).  (doc panitia)
Rapat kerja daerah Asosiasi Cleaning Service Indonesia (Apklindo) DIY di Grand Sarila Hotel Depok Sleman, Senin (28/10/2024). (doc panitia)

SLEMAN - Asosiasi Perusahaan Cleaning Service Indonesia (Apklindo) DIY terus mendorong seluruh anggotanya bekerja profesional, jujur, bertanggung jawab dan mampu bersaing dalam pasar global. Salah satu upayanya dengan mengandeng stakeholder terkait.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Apklindo DIY, Salva Yunivan Saragih di sela Rakerda Apklindo DIY di Grand Sarila Hotel Depok Sleman, Senin (28/10/2024).

"Kami berupaya Apklindo bisa dekat dengan stakeholder, salah satunya pemerintah yang memiliki regulasi, pada rakerda ini juga kita undang untuk memaparkan sosialisasi inovasi mereka, salah satunya penggunaan digitalisasi," ujar Salva.

Selain itu, jelas Salva, guna menciptakan SDM yang berkompeten, pihaknya mengandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) sehingga seluruh pengusaha yang tergabung di Apklindo agar seluruh karyawan dibekali sertifikat uji kompetensi.

"Cleaning service ini suatu profesi, sehingga mereka dituntut mengikuti uji kompetensi," jelas dia.

Termasuk melibatkan unsur sponsor, yakni instansi yang dapat mengucurkan kredit tanpa jaminan. "Kami undang instansi non-perbankan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi terkait dana talangan bagi karyawan tanpa jaminan," sebutnya.

Dia berharap, kehadiran pemerintah di tengah peserta rakerda dapat memberikan pencerahan terkait tolok ukur standarisasi harga dan jenis pekerjaan. Sehingga keberadaan Apklindo menjadi rujukan bagi pemberi kerja. Sejak berdiri pada 2015 jumlah anggota mencapai 40 perusahaan.

"Selama ini mulai pengadaan sudah menerapkan digitalisasi, kami mengajak seluruh pengusaha untuk melek teknologi, kalau dulu yang murah yang menang, sekarang via e-katalog,"sambungnya.

Sementara itu, Anik Sunarni pemilik PT Kemilau Karya Persada salah satu anggota Apklindo DIY menyatakan sangat terbantu setelah bergabung di asosiasi. Seluruh karyawan didorong untuk tersertifikasi dan kompeten.

"Sejak bergabung 10 tahun lalu, kami banyak terbantu dalam hal pelatihan dan sertifikasi, sehingga tenaga-tenaga kami dapat menjalankan profesi sebagai cleaning service secara profesional," ujar Anik.

Sedangkan, Gaji Gesa, salah satu mitra Apklindo DIY sejauh ini telah mengucurkan pemberian modal tanpa agunan bagi pekerja dengan nilai pinjaman sebesar 80 persen dari angka gaji karyawan.

"Kami berikan pinjaman dana darurat bagi pekerja, bukan untuk konsumtif, namun atas nama perusahaan," jelas R Anggi Ardianto selaku Sales Manager Gaji Gesa Jateng-DIY.

Editor : Iwa Ikhwanudin
#bertanggung jawab #jujur #cleaning service #Kabupaten Sleman #Asosiasi #profesional