SLEMAN - Masyarakat merupakan subjek utama dalam program pelayanan pemerintah. Untuk itu, pada kegiatan Forum Komunikasi Publik (FKP) yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman, masyarakat dapat memberikan penilaiannya.
Sekretaris Disnaker Kabupaten Sleman Erny Maryatun menjelaskan, ada standar yang dijadikan pedoman dalam memberi pelayanan. Mulai dari waktu, prosedur, biaya, produk layanan, hingga pengelolaan aduan. Semuanya perlu didiskusikan jika kualitasnya ingin meningkat.
Baca Juga: Fasilitasi Kreativitas untuk Generasi Muda, Disperindag DIY Gelar Fashion Show Batik bagi SMK
"Dalam FKP yang kami selenggarakan, kami ingin tahu apakah standar yang kami tetapkan itu sudah benar-benar kami pedomani," katanya.
Dalam FKP sendiri, Disnaker Sleman akan mengundang berbagai pengguna layanannya. Mulai dari akademisi, serikat pekerja, hingga pencari kerja.
Baca Juga: Semarakkan Pelantikan Prabowo-Gibran, Tim Paslon Pilkada Sleman 2024 Nomor Urut 2 Gelar Senam Gemoy
Menurut Erny, sangat mungkin standar pelayanan yang diberikan belum bisa mengakomodasi semua sisi kepentingan masyarakat. Sehingga, masukan selalu diperlukan. "Sangat penting untuk memberikan layanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Meski demikian, FKP hanya diadakan satu tahun sekali. Undangannya pun terbatas hanya untuk perwakilan setiap komponen masyarakat.
Baca Juga: Sukses Meraih Medali di PON XXI Aceh-Sumut 2024, Sejumlah Atlet DIY Dipanggil ke Program Nasional
"Sebenarnya ada banyak juga kanal untuk bisa memberi masukan. Bisa lewat Lapor Sleman, WhatsApp, web, dan media sosial juga bisa," ucapnya.
Erny menerangkan, FKP juga bertujuan untuk mencari temuan apabila ada petugas Disnaker yang bekerja di luar standar pelayanan. Selain itu, membina hubungan yang baik antara pemerintah dengan masyarakat.
"Dari FKP terakhir, kami mengetahui jika pengelolaan media sosial kami belum optimal. Kami juga belum bisa memberikan informasi prosedur layanan lewat pesan WhatsApp otomatis," tandasnya.
Baca Juga: KPU Fasilitasi APK di Seluruh Desa, Selain Memasang, Tanggung Jawab Pemeliharaan dan Pembersihan
Sementara itu, warga Sleman Maria Dewi Sekaringtyas menjelaskan, pemerintah perlu memperbanyak pelatihan bagi calon pekerja. "Kalau informasi pekerjaan justru banyak. Bisa di Instagram atau LinkedIn," katanya. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita