Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Debat Paslon Pilkada Pilkada Sleman 2024 Akan Segera Digelar, KPU Sleman dan Tim Perumus Siapkan Tiga Tema Utama

Delima Purnamasari • Kamis, 17 Oktober 2024 | 15:00 WIB

 

Kegiatan uji publik materi debat paslon Pilkada Sleman 2024 yang akan diselenggarakan pada 10 Oktober, 3 November, dan 10 November mendatang.
Kegiatan uji publik materi debat paslon Pilkada Sleman 2024 yang akan diselenggarakan pada 10 Oktober, 3 November, dan 10 November mendatang.
 

SLEMAN - Debat pasangan calon bupati dan wakil bupati Sleman akan segera digelar. Untuk itu, KPU bersama dengan tim perumus telah menyiapkan tiga tema utama bagi pasangan Kustini Sri Purnomo-Sukamto maupun Harda Kiswaya-Danang Maharsa. 

Anggota KPU Sleman Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia Huda Al Amna menjelaskan, debat ini akan diselenggarakan tiga kali. Pertama 27 Oktober, 3 November, dan 10 November. 

 Baca Juga: Bawaslu Bantul Masih Kaji Dugaan Pelanggaran Truk Bergambar Paslon, Laporan Hasil Pendalamannya Diungkap dalam Waktu Dekat

Dia turut menerangkan, ada empat orang yang masuk menjadi tim perumus. Di antaranya akademisi UGM Arie Ruhyanto dan Bahrul Fauzi Rosyidi, akademisi UIN Sunan Kalijaga Gugun El Guyanie, serta Direktur Caksana Institute Wasingatu Zakiyah. 

 "Kami masih terus berproses. Jadi ada tema besar dan sub tema. Finalnya nanti 21 Oktober," ucap Huda dalam kegiatan uji publik materi debat, Rabu (16/10/2024). 

 Baca Juga: Persaingan Sengit! Hanya Buka 10 Formasi, Rekrutmen CPNS Pemkot Jogja Diserbu Ratusan Pelamar

Dalam kesempatan ini, Huda menjelaskan setiap agenda debat akan ada materi utama yang dibahas. Agenda debat pertama membahas kesejahteraan rakyat dan infrastruktur. Di dalamnya terdapat berbagai bahasan. Seperti pengembangan pendapatan daerah dan pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, desa, serta infrastruktur. 

Agenda debat kedua mengenai inklusi sosial budaya dan ketahanan keluarga. Ada beberapa sub-bahasan, seperti perempuan dan anak, pariwisata dan kebudayaan, pendidikan dan kesehatan, hingga pertanian dan ketahanan pangan. 

 Baca Juga: Persaingan Sengit! Hanya Buka 10 Formasi, Rekrutmen CPNS Pemkot Jogja Diserbu Ratusan Pelamar

Sementara debat ketiga, membahas soal reformasi birokrasi dan pembangunan berkelanjutan. Di dalamnya membahas penegakkan hukum, tata kelola pemerintahan, isu lingkungan, hingga perizinan pasca-uu cipta kerja. 

"Nanti ketika debat, yang terundang dari masing-masing tim kampanye empat orang. Tamu undangannya 25 orang, biasanya keluarga dan partai politik," tambah Huda. 

 Baca Juga: Mantan Lurah Maguwoharjo Kasidi Kembali Terjerat Kasus TKD, Sidang Pertama Ditunda Pekan Depan

Sementara itu, Bahrul menjelaskan, seluruh materi dibuat tim perumus untuk menggali fakta empiris maupun temuan di lapangan untuk perubahan Sleman lima tahun mendatang. Dia menilai, ada banyak bidang yang perlu dilakukan pembahasan, salah satunya ekonomi. 

"Inovasi pembangunan daerah masih rendah. Jadi padat administrasi aja sehingga tidak efisien. Selain itu, komitmen kemandirian ekonomi daerah juga kurang," ucapnya. (del/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#KPU Sleman #Danang Maharsa #Kustini Sri Purnomo #Pilkada Sleman 2024 #sukamto #debat paslon #Harda Kiswaya