Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Petani Jangan Jemur Cabai Langsung di Bawah Matahari, Ini Saran DP3 Sleman

Delima Purnamasari • Selasa, 15 Oktober 2024 | 15:40 WIB
Petani cabai di Sleman
Petani cabai di Sleman

 

 

 

SLEMAN -  Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman mendorong petani cabai untuk melakukan pengeringan secara higienis. Pengeringan merupakan salah satu teknologi sederhana untuk mendapatkan produk hortikultura dengan daya tahan lebih lama dengan kualitas yang baik.

Plt. Kepala DP3 Suparmono menjelaskan, Pemkab Sleman telah memberikan bantuan berupa solar dryer dome. Alat berbentuk kubah ini menggunakan bahan bahan polycarbonate yang mampu bertahan 10 hingga 30 tahun. “Selain itu, lantainya yang dibuat dari beton atau semen juga membuat panas dari matahari lebih merata,” tuturnya, Senin (14/10).

Menurut Suparmono, mayoritas petani masih melakukan pengeringan langsung dengan sinar matahari. Padahal, hal ini membuat potensi kerusakan produk besar karena adanya serangga, jamur, hingga hujan.

"Petani harus bisa menghasilkan produk yang kering, kualitas, dan higienis. Sehingga, nanti dapat dijual sampai ke luar daerah," jelasnya.

Baca Juga: Gagal Kuorum Hanya Dihadiri 13 Legislator, Rapat Paripurna DPRD Soal APBD Kebumen Tahun 2025 Ditunda Kembali

Baca Juga: Polresta Jogja Bekuk 13 Tersangka Narkoba dan Obat-obatan Berbahaya, Ternyata Semua Barang Dipasok dari Luar DIY

Suparmono menjelaskan, solar dryer dome ini memiliki keunggulan tersendiri. Mulai dari membuat produk jadi lebih tahan lama, rasanya tidak hilang, dan kualitasnya terjaga.  "Kami ingin petani bisa mengelola hasil produksinya jadi tidak hanya memasarkan produk segar saja. Ini salah satu strategi agar petani bisa sejahtera," ucapnya.

Apabila dibandingkan, harga cabai kering satu kilogramnya mencapai Rp 70 ribu – Rp 150 ribu. Jumlah ini bisa diperoleh dari lima kg cabai dengan harga Rp 30 ribu saja.

"Harga cabai kering lebih stabil dibandingkan cabai segar yang fluktuatif. Sehingga, petani bisa mendapatkan keuntungan lebih besar," tandas Suparmono.

Salah satu pengurus Koperasi Perkumpulan Petani Hortikultura Puncak Merapi (PPHPM) Nanang menuturkan, pengeringan menggunakan solar dryer dome hanya butuh waktu kurang dari tujuh hari dan dengan tingkat kekeringan 90 sampai 100 persen ."Namun, kapasistasnya masih sangat terbatas. Satu kali pengeringan hanya dapat menampung 240 kg cabai segar," ucapnya. (del/pra)

Editor : Heru Pratomo
#matahari #cabai #Sleman #kering #Petani