RADAR JOGJA - Hujan disertai angin kencang melanda wilayah DIY, Senin (14/10/2024) siang.
Di Kabupaten Sleman misalnya. Peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG DIY, hujan sedang hingga lebat disertai kilat petir dan angin kencang terjadi sekitar pukul 13.55 WIB.
Hal ini berdampak pada beberapa kejadian bencana di sejumlah kapanewon, sepeti Kapanewon Parambanan dan Kalasan.
Berikut laporan Pusat Pengendalian Operasi bencana (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman hingga pukul 15.56 WIB;
Kapanewon Kalasan
1. Purwomartani, satu rumah ambruk belum terkondisi
2. Pundong Rejo Kadirojo dua pohon tumbang menutup akses di wilayah belum terkondisi
3. Sambisari beberapa pohon tumbang menutup akses dan menimpa rumah, belum terkondisi
4. Turusan Temanggal dua pohon tumbang, belum terkondisi
5. Sidokerto pohon tumbang menimpa rumah
6. Bayen rumah dapur
7. Bayen warung soto ambruk
Kapanewon Ngaglik
1. Mladangan Minomartani: satu rumah ambruk. Belum Terkondisi
2. Mladangan Minomartani: dua pohon tumbang melintang di jalan. Belum Terkondisi
Kapanewon Depok
1. Depan kantor Bea Cukai Sambilegi Kidul Maguwoharjo satu baliho dilaporkan roboh. Belum Terkondisi
Kapanewon Ngemplak
1. Bakungan, RT 05/RW 57 Wedomartani 1 pohon menimpa atap rumah. Belum Terkondisi
Adapun upaya yang dilakukan;
1. Asesment dampak
2. Koordinasi dengan lembaga terkait
3. Pemotongan pohon.
Personil terlibat;
BPBD Sleman, Komunitas Relawan, dan Warga.
Beruntung tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini. Masyarakat dan berbagai unsur relawan tengah bergotong royong melakukan evakuasi dampak bencana hujan disertai angin kencang.
Editor : Meitika Candra Lantiva